KBRI undang MUI bahas UIGHUR

(Antara) – Kedutaan RI di Beijing, Selasa malam, mengundang MUI, Staf Khusus Menkes RI, Persatuan Pelajar Indonesia di China dan wartawan senior Indonesia. Pertemuan ini membicarakan masalah muslim Uighur di Xinjiang, kemudian, hubungan diplomatik RI-RRC, dan meningkatkan kerjasama pada bidang teknologi medis.

Menengok pusat islam dan masjid tertua di Beijing

(Antara) – Sejumlah Wartawan Indonesia dan Malaysia bertemu dengan pengurus China Islamic Association di Beijing, Senin siang 18 Februari, lewat acara Asean Elites China Tour 2019. Wakil Ketua China Islamic Association Abdullah Amin Jin Rubin mengklaim kehidupan muslim di China baik-baik saja. Wartawan Indonesia dan Malaysia juga diajak mengunjungi Masjid Dongsi di Beijing. Dua imam masjid ini, Ali Yang Juanjun dan Heqi Yunus,mengajak para wartawan mengelilingi masjid yang mempunyai perpustakaan koleksi kitab-kitab kuno ini. Masjid Dongsi adalah masjid tertua di kota Beijing yang dibangun pada 1447.

Berbagi kiat gaet milenial dengan Media China

(Antara) – Delegasi Asean Elites China Tour 2019 mengunjungi salah satu media terkemuka China di pusat Kota Beijing, China Report. Di sini, ada ruang pamer berisi publikasi penting pemerintahan China.delegasi Asean kemudian bertemu dengan Pemimpin Redaksi China Report, Zhao Jun.kedua belah pihak lalu berbagi kiat bagaimana menggaet pembaca milenial, baik dari penggarapan, distribusi maupun bisnis.

Mengenal Museum Nasional China

(Antara) – Setiap hari Museum Nasional China di pusat kota Beijing dikunjungi sekitar 60 ribu orang, dari dalam maupun luar negeri China, Museum seluas 19 hektar ini memamerkan beragam hasil pembangunan China. mulai dari teknologi nuklir, satelit, alutsista, transportasi, manufaktur, robot, sampai budaya. Museum ini bersebelahan dengan Tiananmen Sequare dan dibuka untuk umum setiap hari kecuali Senin.

Pemerintah Malaysia bantu bujangan Rp350 ribu

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Pemerintah Malaysia akan membantu anak muda yang belum berkeluarga atau bujangan masing-masing sebesar RM100 atau sekitar Rp350.000,00 per orang sesuai data yang dimiliki pemerintah.

“Kebijakan ini sesuai dengan keinginan pemerintah, yang prihatin kepada mereka, karena itu pada tahap awal mereka akan diberi RM100,” ujar Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng kepada media di Putrajaya, Selasa.

Lim mengatakan bantuan tersebut merupakan usulan dari Wakil Presiden Pakatan Harapan, yang juga Menteri Dalam Negeri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin.

Bantuan akan dibayar pada akhir Maret 2019 dan dikirimkan langsung ke rekening bank penerima.

“Bantuan ini akan diberikan kepada lebih dari tiga juta orang dan membutuhkan anggaran RM300 juta,” katanya.

Besarnya bantuan bagi bujangan selanjutnya akan dikaji lagi dan dibahas dalam rapat kabinet Pakatan Harapan.

Sebelumnya berdasarkan keputusan Kabinet pada tahun lalu, pemerintah telah menyediakan bantuan biaya hidup atau Bantuan Sara Hidup (BSH) pada tahun 2019 dengan mengutamakan keluarga. Pemerintah menyediakan tambahan mengikuti jumlah anak yang ditanggung.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad telah menekankan bahwa masalah tekanan biaya hidup perlu diberi perhatian bagi semua yang membutuhkan dalam waktu dekat.

“Itulah sebabnya bayaran BSH sebanyak RM300 dibayar pada 28 Januari 2019 kepada semua anggota rumah tangga yang berkeluarga sungguhpun masih berdasarkan data lama yang belum diperbarui,” katanya.

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PM: Pakistan akan balas kalau India menyerang

Islamabad/Srinagar (ANTARA News) – Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, Selasa, pihaknya akan melancarkan pembalasan jika India melakukan serangan dalam menanggapi pengeboman di Kashmir, wilayah yang disengketakan.

India menyalahkan Pakistan atas insiden tersebut.

Pada saat yang sama, PM Khan menambahkan bahwa ia ingin bekerja sama dalam mengusut pengeboman itu.

Ketegangan antara kedua negara pemilik senjata nuklir itu telah meningkat tajam setelah 40 polisi paramiliter India tewas dalam pengeboman bunuh diri pada Kamis pekan lalu di wilayah Kashmir yang dikendalikan India.

Kelompok garis keras Jaish-e-Mohammed (JeM), yang berpusat di Pakistan, menyatakan sebagai pelaku serangan.

Pakistan sendiri membantah memiliki keterlibatan apa pun dan meminta Perserikatan Bangsa-bangsa untuk menengahi.

Namun Perdana Menteri India Narendra Modi, yang menghadapi pemilihan umum pada Mei, berada di bawah tekanan untuk melakukan pembalasan.

Modi mengatakan ia sudah mempersilakan pasukan keamanan India untuk menjalankan “reaksi keras”.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi, PM Khan menyatakan mendengar seruan di India itu terkait pembalasan dan ia mengatakan dirinya berharap “akal sehat yang akan menang”.

“Kalau kalian pikir bahwa kalian akan melakukan serangan macam apa pun terhadap Pakistan, Pakistan tidak hanya akan mempertimbangkan untuk membalas, Pakistan akan membalas,” tegas Khan.

Pakistan dan India telah terlibat dalam tiga peperangan sejak 1947, yang dua di antaranya berkaitan dengan Kashmir.

Baca juga: PM India peringatkan Pakistan balasan kuat atas serangan Kashmir
Baca juga: Hubungan memanas, Pakistan panggil pulang Dubesnya di India

Sumber: Reuters
Penyunting: Tia Mutiasari/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sabah, Kalimantan bakal gunakan ringgit dan rupiah

Kota Kinabalu (ANTARA News) – Pemerintah Negara Bagian Sabah dan Pemprov Kalimantan Utara akan berusaha untuk merealisasikan rencana pelaksanaan tata niaga perdagangan antara kedua dua wilayah dengan memberlakukan mata uang ringgit atau rupiah tanpa menggunakan dolar Amerika Serikat (AS).

Ketua Menteri Sabah Datuk Seri Mohd Shafie Apdal mengemukakan rencana itu saat jumpa pers bersama Gubernur Kalimantan Utara, Dr H.Irianto Lambrie, usai kedua pemimpin bertemu di Kota Kinabalu, Selasa, sebagaimana dilansir media setempat.

Shafie mengatakan, jika berhasil, langkah tersebut dapat meningkatkan nilai mata uang kedua negara selain mampu mempercepat dan memudahkan perdagangan.

Shafie mengatakan rencana tersebut mampu dilaksanakan karena sebelum ini Indonesia dan Thailand telah berhasil melaksanakan perdagangan antara kedua negara dengan menggunakan mata uang baht dan rupiah.

“Hal ini satu langkah yang cukup baik kalau di antara Malaysia dan Indonesia juga kita menggunakan mata uang masing-masing. Ini akan mengukuhkan bukan hanya ringgit bahkan juga rupiah juga,” katanya.

Hubungan perdagangan pantai timur Sabah dengan Kalimantan telah lama terjalin terutama aktivitas ekspor dan impor barang keperluan sehari-hari.

Sebelumnya, Mohd Shafie mengatakan Pemerintah Negeri Sabah mempunyai rencana untuk meningkatkan lagi kegiatan perdagangan antara kedua wilayah agar mampu memberi dampak ekonomi kepada negeri, termasuk membuka peluang pekerjaan di Pantai Timur Sabah.

Mengulas mengenai pertemuan tersebut, dia mengatakan fokus utama perbincangan adalah proses meningkatkan hubungan dagang antara kedua belah pihak, termasuk membuat keputusan yang baik bagi perkara-perkara yang terkait di kedua pemerintah.

“Ada beberapa langkah yang telah kita rinci di peringkat komunitas teknis dan ini akan diperbincangkan lebih lanjut, melibatkan Pemerintah Jakarta dan Kuala Lumpur sedangkan di tingkat Negeri Sabah dengan Kalimantan Utara bisa diselesaikan bersama,” katanya.

Related News: ASEAN Punya Prospek Bentuk Mata Uang Tunggal

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hubungan memanas, Pakistan panggil pulang Dubesnya di India

Islamabad (ANTARA News) – Pakistan memanggil pulang duta besarnya di New Delhi guna melakukan konsultasi, kata juru bicara kantor luar negeri Pakistan, Senin, di tengah memanasnya hubungan antara Pakistan dan negara tetangga bersenjata nuklir India.

“Kami memanggil pulang Komisioner Tinggi di India untuk melakukan konsultasi. Dia meninggalkan New Delhi pagi ini,” cuit juru bicara Kantor Luar Negeri, Mohammad Faisal, di akun Twitter.

India sebelumnya telah memanggil duta besarnya untuk Pakistan pekan lalu. Pemanggilan tersebut dilakukan untuk membahas hubungan India dengan Pakistan pasca pengeboman bunuh diri di wilayah sengketa Kashmir yang menewaskan 44 polisi paramiliter India. New Delhi mengatakan Pakistan terlibat dalam serangan tersebut. Tuduhan itu dibantah oleh Islamabad.

Baca juga: PM India peringatkan Pakistan balasan kuat atas serangan Kashmir

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Empat tentara, satu sipil tewas akibat baku tembak di Kashmir

Srinagar (ANTARA News) – Empat tentara India dan seorang warga sipil tewas akibat baku tembak di wilayah bersengketa Kashmir pada Senin, kata pejabat polisi.

Insiden itu terjadi saat India melakukan pengejaran terhadap terduga anggota kelompok ekstremis yang menewaskan 44 polisi paramiliter India pekan lalu.

Juru bicara di Negara Bagian Jammu dan Kashmir mengatakan pasukan India telah menutup desa Pinglan di Distrik Pulwama, Kashmir, tempat pengebom bunuh diri menyerang konvoi polisi paramiliter pada Kamis.

Pejabat polisi negara bagian lain, yang minta dirahasiakan identitasnya lantaran operasi belum selesai, mengatakan informasi telah diterima tentang kehadiran tiga milisi dari kelompok Jaish-e-Mohammad yang berbasis di Pakistan, termasuk beberapa orang asing di dalam sebuah rumah di desa tersebut.

Pejabat polisi lainnya juga mengatakan empat tentara dan seorang warga sipil tewas akibat baku tembak.

“Terjadi baku tembak pagi pagi dini hari yang melukai tentara dan pemilik rumah. Mereka pun akhirnya meninggal,” kata pejabat.

Polisi memberlakukan jam malam tanpa batas di Pulwama. Pihaknya juga meminta agar warga tidak bepergian.

Seorang wartawan di Pulwama, Mohammad Yunis, mengatakan pasukan sedang melakukan pengejaran di desa tersebut dan warga sipil yang terjebak di dalam rumah yang berada didekatnya sedang dievakuasi.

Pakistan membantah kaitan apa pun dengan serangan konvoi polisi pekan lalu.

Kashmir, wilayah dengan mayoritas Muslim yang menjadi inti persengketaan selama beberapa dekade, diklaim secara keseluruhan oleh India dan Pakistan namun sebagian wewenang wilayahnya dijalankan oleh kedua negara Asia selatan tersebut.

Pasukan India menahan sekitar 23 orang yang diduga berafiliasi dengan Jaish, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap pasukan keamanan India selama puluhan tahun.

Baca juga: Hubungan memanas, Pakistan panggil pulang Dubesnya di India
Baca juga: India tahan 23 orang yang disangka punya hubungan dengan serangan Kashmir

 
Sumber: Reuters
Penyunting: Asri Mayang Sari

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perguruan Tinggi di China ramai-ramai buka kelas pernikahan

Shanghai  (ANTARA News) – Sejumlah perguruan tinggi di China ramai-ramai membuka kelas konsultasi percintaan dan pernikahan setelah banyak mahasiswa yang gagal memahami arti cinta dan minder saat harus membicarakannya lebih dalam dengan para orang tua mereka.

East China Normal University di Shanghai pada 2013 telah memberikan mata kuliah pilihan untuk mengatasi problem pernikahan dan percintaan.

Kelas tersebut sebenarnya diproyeksikan hanya untuk 84 mahasiswa dan mahasiswi, namun yang mendaftar hampir 500 orang, menurut data People`s Daily, Senin.

Zhengzhou Normal University, Tianjin University, dan Nanjing University yang masing-masing berada di Provinsi Henan, Kota Tianjin, dan Provinsi Jiangsu turut membuka kelas khusus untuk memberikan pelajaran soal bagaimana mencintai dan dicintai.

Para mahasiswa dan mahasiswi biasanya memiliki sedikit waktu mempelajari psikologi percintaan yang terkandung dalam mata kuliah kesehatan psikologi dan mental, kata Prof Xia Cuicui yang mengajar pelayanan dan konseling psikologi di Beijing Normal Uninversity.

Tujuan dibukanya kelas khusus itu, jelas dia, bukan untuk melatih para mahasiswa dan mahasiswi agar kelak menjadi pakar percintaan melainkan membantu mereka mengerti lebih banyak tentang cinta, perasaan manusia, dan relasi sehingga mereka bisa mengatasi persoalan-persoalan asmara yang menderanya.

Mata kuliah tersebut juga membantu para mahasiswa membangun perilaku positif dalam percintaan dan pernikahan sehingga mereka lebih baik dalam menjalin hubungan, lebih baik dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga, lebih mampu menciptakan keluarga bahagia, dan hidup dalam kebersamaan menjadi lebih berkualitas.

Beberapa dosen senior psikologi menyarankan kepada para orang tua agar tetap tenang, saat mendapati anak-anaknya mulai berpacaran, dengan tetap menjalin komunikasi, memberikan saran, dan mengoreksi pola pikir yang tidak sehat soal percintaan dan pernikahan.

Pernikahan dan rumah tangga merupakan salah satu persoalan yang pelik bagi warga China. Tidak sedikit warga China yang usia pernikahannya relatif pendek karena lemahnya landasan cinta yang dibangun sebelum memutuskan berumah tangga.  

Baca juga: Larangan menikah antarwarga desa di China dicabut
 

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rusun ambruk di China tewaskan tiga warga

Beijing (ANTARA News) – Bangunan rumah susun lima lantai di Kota Fuzhou, di bagian timur China, ambruk hingga menyebabkan tewasnya tiga warga dan melukai 14 orang lainnya.

Belum diketahui penyebab dari runtuhnya bangunan perumahan di Ibu Kota Provinsi Fujian pada Sabtu (16/2).

Penyelidikan atas peristiwa tersebut masih terus dilakukan, demikian pernyataan Pemerintah Kota Fuzhou sebagaimana diunggah di laman berita Xinlang, Minggu.

Baca juga: Otoritas Beijing usir penyewa apartemen ilegal setelah kebakaran maut

Bukan kali ini saja gedung bertingkat di daratan Tiongkok rubuh hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Berdasarkan catatan Antara, peristiwa yang sama pernah terjadi di Daerah Otonomi Mongolia Dalam, di bagian utara China, pada 11 Juli 2017.

Peristiwa yang terjadi di Kota Ordos itu merenggut delapan nyawa penghuninya dan melukai dua lainnya.

Redaktur: M. Irfan Ilmie

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Putera Mahkota Saudi mulai lawatan ke Asia di Pakistan

Islamabad (ANTARA News) – Putera Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman pada Ahad memulai lawatannya ke Asia Selatan dan China dengan disertai rombongan tingkat tinggi ke Pakistan.

Perdana Menteri Imran Khan dan Kepala Tentara Pakistan Qamar Javed Bajwa menyambut putera mahkota itu di karpet merah di bandar udara militer di Rawalpindi, dekat Islamabad, ibu kota Pakistan.

Sebagai bagian dari penyambutan bagi delegasi Saudi itu, Pakistan juga mengirim jet-jet tempur untuk mengawal pesawat yang membawa Pangeran Mohammad, yang dijadwalkan akan menandatangani perjanjian investasi sebanyak lebih 10 miliar dolar AS, demikian Reuters melaporkan.

Ia juga berencana mengunjungi Indonesia dan Malaysia selama lawatannya, tetapi ditunda, kata para pejabat Indonesia dan Malaysia.

Baca juga: Penangkapan pangeran dan pengusaha Saudi kian gencar

Baca juga: Putera Mahkota Saudi bantah Trump soal ketergantungan pada AS

Tak ada keterangan mengenai penundaan tersebut atau alternatif tanggal yang ditetapkan untuk lawatan itu. Namun, Putera Mahkota tersebut akan mengunjungi India.

“Kunjungan ini insya Allah akan memulai babak baru dalam hubungan Pakistan dan Arab Saudi,” kata Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi kepada saluran TV negara PTV. “Kami akan memulai kemitraan ekonomi strategis.”

Lawatan itu dipandang sebagai usaha Putera Mahkota untuk membangun kembali reputasinya setelah pembunuhan pengeritik Saudi dan wartawan Jamal Khashoggi, kata para pengamat. Banyak negara di Barat menyalahkan Pangeran Mohammad atas pembunuhan itu, yang memicu krisis politik terbesar di kerajaan ini untuk satu generasi. Ia membantah terlibat dalam perkara itu.

Redaktur: A. Buchori

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

India tahan 23 orang yang disangka punya hubungan dengan serangan Kashmir

Srinagar (ANTARA News) – Pasukan India menahan 23 pria yang disangka memiliki kaitan dengan kelompok militan yang mendalangi pengeboman konvoi keamanan India, kata perwira tinggi kepolisian pada Ahad.

Pengeboman itu telah menewaskan 44 personel polisi paramiliter.

Sebanyak 23 pria tersebut termasuk anggota dan simpatisan Jaish-e-Mohammad, kelompok militan yang berkedudukan di Pakistan dan mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Kamis, serangan paling mematikan atas pasukan keamanan India dalam beberapa dekade.

Serangan tersebut telah memicu ketegangan antara India dan Pakistan, demikian Reuters melaporkan.

India telah menuntut Pakistan menumpas Jaish dan kelompok-kelompok militan Islamis lain yang beroperasi dari wilayahnya, sementara Islamabad telah menolak pernyataan pihaknya terkait dengan serangan itu.

Kashmir, kawasan yang berpenduduk mayoritas Muslim, berada di pusat permusuhan kedua negara tersebut yang telah berlangsung berabad-abad. Wilayah itu diklaim seluruhnya masuk wilayah India dan Pakistan, tetapi diperintah sebagian negara-negara di Asia Selatan itu.

Baca juga: PM India peringatkan Pakistan balasan kuat atas serangan Kashmir

Para wakil Lembaga Investigasi Nasional India (NIA) memeriksa para tersangka itu mengenai pemboman pada Ahad, kata dua perwiara keamanan.

“Mereka berusaha mengorek informasi hingga ke komandan-komandan tinggi Jaish-e-Mohammad, termasuk kepalanya di Kahsmir,” kata salah seorang sumber tersebut.

Mohammed Umair, komandan Jaish di Kashmir yang diyakini telah merencanakan serangan itu, diduga bersembunyi di kawasan tersebut, tempat serangan-serangan terjadi, kata para pejabat itu. Mereka mengatakan Umair telah “membuat radikal dan memotivasi” siswa yang putus sekolah menabrakkan sebuah mobil dengan muatan bahan peledak ke konvoi tersebut pada Kamis.

Umair diperkirakan masuk ke wilayah Kashmir India dari Pakistan pada September untuk memimpin Jaish di kawasan tersebut. Pasukan keamanan memperkirakan ia bersembunyi di bagian selatan Kashmir, menurut para pejabat itu, yang tak bersedia jatidirinya disebutkan karena alasan urusan kebijakan.

Para pejabat India mengatakan Umair adalah keponakan Ketua Jaish, Masood Azhar, yang diyakini berada di Pakistan.

Redaktur: A. Buchori

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peneliti: Perusahaan pengawasan China lacak jutaan orang di Xinjiang

Beijing (ANTARA News) – Sebuah perusahaan pengawasan melacak gerakan lebih dari 2,5 juta orang di kawasan Xinjiang di bagian barat jauh China, menurut bocoran data yang disiarkan seorang pakar internet Belanda.

Pangkalan data jejaring yang berisi nama, nomor kartu identitas, tanggal lahir dan data lokasi dibiarkan tidak terlindungi selama berbulan-bulan SenseNets Technology Ltd, perusahaan teknologi pengenalan wajah yang berkedudukan di Shenzhen, menurut Victor Gevers, pendiri bersama organisasi nirlaba GDI.Foundation, yang pertama kali mencatat kerentanan dalam serangkaian materi yang diunggah di media sosial pekan lalu.

Data juga menunjukkan sekitar 6,7 juta titik data lokasi yang terkait dengan orang-orang yang dikumpulkan dalam waktu 24 jam, yang ditandai dengan deskripsi seperti “masjid,” “hotel,” “kedai internet,” dan tempat-tempat lain dengan kamera-kamera pengawasan mungkin ditemukan, demikian Reuters melaporkan.

“Ini sepenuhnya terbuka dan siapa pun tanpa otentifikasi punya hak-hak administratif penuh. Anda bisa pergi ke `database` dan membuat, membaca, memutakhirkan dan menghapus sesuatu,” kata Gevers.

Baca juga: China sebut ekstremisme keagamaan menyebar luas di Xinjiang

Baca juga: Xinjiang dinyatakan aman dari ancaman terorisme

China telah menghadapi kecaman dari para pegiat, pakar, pemerintah asing dan pakar HAM PBB atas apa yang mereka sebut penahanan massal dan pengawasan ketat terhadap kaum minoritas Muslim Uighur dan kelompok-kelompok Muslim lain.

Menurut informasi di lamannya, SenseNets bekerja dengan kepolisian China di sejumlah kota. Perusahaan induk NetPosa Technoloies Ltd, yang sahamnya tercatat di bursa Shenzhen, memiliki kantor di sebagian besar provinsi China dan kawasan, termasuk Xinjiang.

SenseNet, NetPosa dan pemerintah regional Xinjiang belum menanggapi permintaan untuk berkomentar pada Ahad.

Pemerintah China telah meningkatkan pengawasan pribadi di Xinjiang selama nkbeberapa tahun belakangan, termasuk pembangunan sistem pengawasan video dan telepon cerdas yang memantau teknologi.

Gevers mengatakan pihaknya memberi tahu langsung SenNets soal kerentanan itu sesuai dengan protokol GDI.Foundation. Menurut dia, SenseNets tidak menanggapi, tapi sejak itu perusahaan tersebut mengambil langkah-langkah untuk mengamankan bank data.

Redaktur: Tia Mutiasari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Teater Papermoon Yogyakarta ramaikan International Puppet Festival di Lahore

Jakarta (ANTARA News) – Teater Boneka Papermoon dari Yogyakarta meramaikan ajang pertunjukan International Puppet Festival yang digelar di kota budaya Lahore, Pakistan, Sabtu (16/2).

Penampilan Papermoon tidak lepas dari dorongan KBRI Islamabad yang berupaya mempererat kerja sama bilateral melalui penguatan rasa saling pengertian dan memperkenalkan Indonesia secara luas di Pakistan.

“Serupa dengan wayang, penampilan boneka Papermon dalam festival ini juga diharapkan menjadi media komunikasi antar budaya yang dapat mendorong saling pengertian dan kerjasama kedua bangsa,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan Iwan Suyudhie Amri dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (17/2).

Baca juga: Reog Ponorogo pukau publik Canberra

Dalam festival itu, Papermoon menampilkan pertunjukan bertajuk “Letters to the Sky” dengan tokoh Puno dan Tala. Pertunjukan itu menuai tanggapan positif dan mampu menguras emosi penonton.

 “Letters to the Sky” mengisahkan hubungan batin yang mendalam antara mereka yang masih hidup dan orang yang telah tiada.  

Tidak hanya melakukan pertunjukan, Papermoon juga ambil bagian dalam Rafi Peer Theatre Workshop yang berlangsung dari 15-17 Februari di Lahore.

Lebih lanjut, Direktur Rafi Peer Saadan Pirzada, saat berbincang dengan staf KBRI, menyampaikan antusiame untuk bekerja sama dengan KBRI dalam menyelenggarakan lokakarya wayang golek dan festival film Indonesia di Pakistan.

International Puppet Festival tahun ini juga diikuti oleh penampil dari sejumlah negara seperti Jerman dan Turki, serta para seniman lokal terkemuka.

Baca juga: Jaring wisatawan Iran, Indonesia gelar promosi pariwisata di Teheran

Pewarta: I Wayan Yoga H
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PM India peringatkan Pakistan balasan kuat atas serangan Kashmir

New Delhi/Srinagar (ANTARA News) – Perdana Menteri India Narendra Modi pada Jumat (15/2) menjanjikan balasan kuat atas pemboman dengan menggunakan mobil di Kashmir yang menewaskan 44 orang anggota paramiliter.

India mempersalahkan Pakistan atas insiden tersebut sehingga meningkatkan ketegangan dengan saingan negara pemilik nuklir itu.

Serangan atas konvoi militer di Jammu dan Kahsmir tempat India telah bertempur melawan pemberontakan merupakan yang terburuk dalam beberapa dekade dan terjadi hanya beberapa bulan sebelum kubu nasionalis Hindu pimpinan Modi yang berkuasa menghadapi pemilihan umum yang ketat.

“Kami akan berikan balasan yang sesuai, tetangga kami tidak akan dibiarkan membuat keadaan di wilayah kami tak stabil,” kata Modi dalam pidato yang disampaikan segera setelah ia memanggil para penasehat keamanannya untuk mempertimbangkan balasan atas serangan tersebut yang telah menimbulkan kemarahan di media sosial dan tuntutan untuk pembalasan, demikian Reuters melaporkan.

Kelompok militan Islam Jaish-e-Mohammad (JeM) yang berkedudukan di Pakistan mengaku bertanggung jawab segera setelah serangan bunuh diri itu dengan menabrakkan mobilnya yang bermuatan bahan peledak ke arah bus yang membawa personel Central Reserve Police Force pada Kamis.

Baca juga: Tentara India-Pakistan saling tembak di perbatasan Kashmir

Pemerintah India menyatakan hal itu merupakan bukti yang tak terbantahkan atas keterlibatan Pakistan dalam serangan tersebut. Islamabad membantah pernyataan bahwa pihaknya terkait dengan serangan itu.

India akan mengambil semua langkah diplomatik yang mungkin untuk menjamin “isolasi penuh” Pakistan, kata Arun Jaitley, menteri kabinet, kepada wartawan segera setelah komite kabinet beridang di kediaman Modi.

Sebagai langkah pertama, pencabutan perlakuan khusus yang India berikan kepada Pakistan dalam perdagangan, kata Jaitley.

Baca juga: Ketegangan naik, tembakan India tewaskan tiga prajurit Pakistan di Kashmir

“Kementerian Urusan Eksternal akan berinisiatif mengambil langkah-langkah yang mungkin, dan saya di sini merujuk kepada langkah-langkah diplomatik yang mungkin diambil untuk menjamin isolasi penuh dari masyarakat internasional terhadap Pakistan,” katanya.

Kashmir adalah kawasan yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan menjadi jantung permusuhan antara India dan Pakistan yang sudah berlangsung selama beberapa dekade. Keduanya memerintah bagian-bagian kawasan itu sementara mengklaim wilayah seluruhnya sebagai milik mereka.

Redaktur: Marian Dian A

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Myanmar jatuhkan hukuman mati bagi pembunuh pengacara muslim

Yangon, (ANTARA News) – Satu pengadilan Myanmar pada Jumat menjatuhkan hukuman mati atas dua pria yang terlibat pembunuhan terhadap seorang pengacara Muslim terkemuka, Ko Ni, penasehat pemimpin pemerintah Aung san Suu Kyi dan advokat untuk mengubah konstitusi yang dirancang militer.

Ko Ni, 63 tahun, ditembak mati di Bandar Udara Internasional Yangon dua tahun lalu. Dua orang juga dijebloskan ke dalam penjara karena keterlibatan mereka dalam pembunuhan itu, yang menaikkan keprihatinan mengenai transisi Myanmar menuju demokrasi setelah selama beberapa dekade di bawah kekuasaan militer.

Majelis hakim di pengadilan distrik di bagian utara Yangon menjatuhkan hukuman mati terhadap penembak Kyi Lin dan seorang mantan perwira militer yang dituduh merekrutnya, Aung Win Zaw, karena membunuh Ko Ni, kata Hakim Ye Lwin, yang tak langsung terlibat dalam perkara itu tetapi menyebutkan amar putusan tersebut kepada wartawan.

Para hakim menjatuhkan hukuman mati atas para terdakwa karena kejahatan termasuk pembunuhan, tetapi tak ada hukuman-hukuman telah dilakukan selama beberapa dekade, seperti diberitakan Reuters.

Kyi Lin ditangkap di tempat kejadian setelah pembunuhan Ko Ni ketika para pengemudi taksi berhasil melumpuhkannya. Ia juga dijatuhi hukuman penjara selama 23 tahun karena membunuh salah seorang pengejarnya, pengemudi Nay Win, dan dakwaan-dakwaan lain, kata Ye Lwin.

“Keduanya punya tujuh hari untuk memutuskan apakah akan banding atau tidak. Saya akan tanya mereka,” kata pengacara Kyaw Kyaw Htike kepada wartawan di luar pengadilan.

Seorang yang diduga bersekongkol, Aung Win Khine, yang saudara dari tersangka pembunuh Aung Win Zaw, dan dituduh mengambil prakarsa persekongkolan pembunuhan itu, masih buron.

Seorang mantan perwira militer lain, Zeyar Phyo, dijatuhi hukuman lima tahun penjara karena membantu Aung Win Khine menghancurkan bukti-bukti kejahatan itu, menurut Ye Lwin.

Saudara lelaki dari keluarga yang sama, Aung Win Tun, dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena menyembunyikan seorang pelaku, kata hakim itu.

pengawal suu kyi
Satu laporan khusus Reuters pada Desember mengungkap hubungan erat antara kelompok mapan keamanan dan Zeyar Phyo. (Link to special report: https://www.reuters.com/investigates/special-report/myanmar-murder-politics/).

Keempat pria tersebut dibawa keluar pengadilan menuju mobil polisi yang sudah menunggu.

Ketika amar putusan sampai ke kerumunan massa di luar gedung pengadilan, dua pendukung Ko Ni berteriak sebagai bentuk protes, memperingatkan bahwa mereka memandang hukuman yang ringan bagi para terdakwa itu merupakan preseden berbahaya.

“Ini tidak adil sama sekali,” teriak mereka.

Pembunuhan pengacara tersebut mengagetkan partai Liga Nasional bagi Demokrasi yang dipimpin Aung San Suu Kyi dan komunitas Muslim di Myanmar.

Penyunting: M. Anthoni

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

China larang guru beri pr melalui medsos

Beijing,  (ANTARA News) – Kementerian Pendidikan China melarang para guru sekolah dasar memberikan pekerjaan rumah kepada murid-muridnya melalui aplikasi media sosial seperti Wechat atau QQ.

Para guru tersebut juga dilarang mengalihkan tugas mengoreksi PR kepada orangtua atau wali murid, demikian salah satu hasil keputusan sesi pertama Sidang Komite Dewan Konsultan Politik China (CPPCC) selaku lembaga penasihat politik tertinggi di negara itu, Jumat.

Sejumlah lembaga pendidikan di daerah juga sudah menerapkan aturan tersebut di tengah upaya pemerintah untuk mengurangi beban para remaja dalam menyelesaikan tugas sekolah di luar jam pelajaran itu.

Pemerintah Provinsi Zhejiang telah meminta para guru tidak memberikan PR yang sulit bagi murid-murid SD, demikian laman berita Xinlang.

Para orangtua dan wali murid juga tidak diharuskan mengoreksi atau mengunduh dan mencetak PR dari internet untuk anak-anaknya.

Kebijakan tersebut juga diterapkan oleh Pemprov Shandong.

Kementerian itu telah bekerja sama dengan kementerian lainnya dalam kampanye mengurangi gangguan penglihatan seperti miopia di kalangan remaja usia belasan tahun sejak Agustus tahun lalu.

Lembaga pendidikan dalam berbagai tingkatan di China terkenal dengan banyak memberikan PR kepada anak didiknya.

Jam sekolah di China berlangsung mulai pukul 08.00 waktu setempat (07.00 WIB) hingga 17.00 atau 18.00. Istirahat di sekolah dilakukan setiap satu jam pelajaran atau 45 menit sekali.

Penyunting: M. Irfan Ilmie

Baca juga: China akan rekrut 10.000 pensiunan guru untuk sekolah di pedesaan 
Baca juga: Sekolah dan orang tua didesak stop anak kecanduan internet
Baca juga: Sekolah Tiongkok dilarang sampaikan materi bernilai Barat

 

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Filipina bebaskan wartawan atas jaminan setelah kecaman terkait kebebasan pers

Manila, (ANTARA News) – Kepala satu laman berita Filipina yang telah terlibat konflik dengan Presiden Rodrigo Duterte dibebaskan atas jaminan pada Kamis, sehari setelah penangkapannya yang banyak dikecam atas tuduhan pencemaran nama baik.

Para pengeritik mengatakan tuduhan-tuduhan tersebut meruupakan usaha pemerintah untuk menggertak wartawan.

Maria Ressa, yang pernah dinobatkan sebagai pemenang hadiah dari Majalah Time, adalah kepala media berita Rappler. Ia diberi surat perintah penangkapan yang disiarkan langsung di televisi di kantornya pada Rabu yang para pemerhati media katakan -tuduhan-tuduhan yang dicari-cari bertujuan untuk mengintimidasi mereka yang melawan pemerintahan Duterte.

“Bagi saya ini mengenai dua hal – penyalahgunaan kekuasaan dan persenjataan hukum,” kata Ressa. “Anda harus menyampaikan kemarahan dan lakukan sekarang. Kebebeasan pers bukan hanya tentang wartawan … Kebebasan pers adalah fondasi tiap hak tiap orang Filipina kepada kebenaran,” kata dia kepada wartawan setelah menyerahkan jaminan 100.000 peson (1.908 dolar AS) pada Kamis siang.

Ressa, dituduh memfitnah melalui dunia maya terkait artikel Rappler tahun 2012, yang diperbarui pada tahun 2014, yang menghubungkan seorang pengusaha dengan pembunuhan dan perdagangan manusia dan obat terlarang. Rappler mengutip informasi berisi laporan intelijen tahun 2002 tapi tidak menyebutkan lembaga mengumpulkan laporan itu.

Pengacara pengusaha itu mengatakan informasi tersebut salah, artikel itu fitnah dan kliennya ingin membersihakn namanya sebagaimana disiarkan Reuters.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menekankan pentingnya kebebasan berekspresi dan menyebut Ressa “wartawan yang berpengalaman dan terhormat”.

“Kami berharap tuduhan-tuduhan ini akan diselesaikan cepat, dalam cara yang sepenuhnya menghormati kebebasan pers, mengizinkan Nona Ressa dan Rappler terus melakukan kegiatan secara bebas, dan konsisten dengan tradisi pers mandiri dan bebas di Filipina,” kata juru bicara itu.

Duterte tidak menyembunyikan kekesalannya atas Rappler dan telah sering berdebat dengan para wartawannya, yang dikenal karena pengawasan ketat terhadap kebijakan-kebijakan dan pengangkatannya dan karena menanyakan keakuratan pernyataannya yang sering kali kasar.

Laporan Rappler menuding pemerintahannya menciptakan “ekosistem” media sosial yang dirancang untuk membela Duterte, mengancam dan memojokkan para lawan politiknya, dan membuat takut orang-orang Filipina yang mengeritiknya karena takut diserang laporan-laporan untuk mengecoh di jejaring dalam. Pemerintah membantah tuduhan-tuduhan tersebut.

Duterte pernah mengatakan Rappler adalah milik Amerika dan karena itu terkait dengan Badan Intelijen Pusat (CIA) AS. Dia menyebut Rappler “media berita bhong” dan melarang seorang wartawan meliput kegiatan-kegiatannya.

Duterte tak menyebut perkara itu dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis malam yang berlangsung hampir dua jam. Ketika ditanya wartawan untuk mengomentari perkara Ressa, ia tampak bingung dan mengatakan ia tidak tahu apa-apa tentang hal itu. Dia juga menyatakan frustrasi ketika ditanya tentang serangan-serangan pemerintah atas media:”Jauh dari itu sebenarnya”.

Rappler, didirikan tahun 2010, tak asing dengan tantangan-tentangan hukum dan menghadapi kasus-kasus terkait penghindaran pajak dan tuduhan pelanggaran kepemilikan. Media itu menyangkal melakukan kesalahan dan menyatakan tak akan ditarik untuk melakukan sensor diri.

Inilah untuk pertama kali Ressa ditangkap, walau dia mengatakan pembebasannya menandai dirinya sudah dituduh dan berikan jaminan enam kali.

Ressa menghabiskan Rabu malam di sebuah ruang di markas Biro Investigasi Nasional di Manila dan tidak dapat menyerahkan jaminan segera karena pengadilan sudah tutup.

Penahana singkatnya dikecam para wartawan dan pegiat di dalam dan luar negeri.

Ressa termasuk di antara beberapa orang yang masuk “Tokoh Tahun Ini” versi Majalah Time tahun 2018 karena berada di barisan depan untuk apa yang dikatakannya “laporan Rappler tanpa takut mengenai mesin propaganda dan pembunuhan ekstra yudisial Presiden Rodrigo Duterte”, merujuk kepada perang berdarahnya terhadap obat terlarang.
Penyunting: M. Anthoni

Related News: UNESCO emphasizes importance of journalists` safety

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelaku pemboman gereja di Filipina belum terkonfirmasi WNI

Jakarta (ANTARA News) – Pelaku pemboman sebuah gereja di Pulau Jolo, Filipina, belum terkonfirmasi sebagai warga negara Indonesia (WNI) menyusul tuduhan yang dilontarkan oleh Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano mengenai keterlibatan warga Indonesia dalam insiden tersebut.

Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir, tim dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Polri telah berada di Jolo untuk membantu proses investigasi.

“Dari hasil identifikasi yang mereka lakukan atas potongan-potongan tubuh jenazah di gereja tersebut, semuanya cocok dengan sekitar 20-an jenazah yang DNA-nya terkonfirmasi sebagai korban,” kata Arrmanatha kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Sepanjang proses investigasi yang masih berlangsung, belum dapat disimpulkan bahwa pelaku pemboman yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia dan 100 orang luka-luka adalah WNI.

“Mereka (otoritas Filipina) menyatakan ada seorang laki-laki dan perempuan yang mendekat (ke gereja) sebelum kejadian. Tetapi, sampai saat ini belum bisa dibuktikan secara forensik DNA bahwa kedua orang tersebut adalah WNI,” tutur Arrmanatha.

Baca juga: Kepolisian Filipina masih tunggu hasil pemeriksaan DNA pelaku bom bunuh diri

Dugaan mengenai keterlibatan dua WNI sebagai pelaku bom bunuh diri yang mengakibatkan 22 orang meninggal dunia dan 100 orang luka-luka pertama kali disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano.

Dalam sebuah konferensi pers di Provinsi Visayas, Filipina, 1 Februari lalu, Ano menyebut pelaku bom bunuh diri adalah pasangan suami istri WNI bernama Abu Huda dan seorang perempuan yang tidak disebutkan namanya.

Kedua pelaku dibantu oleh Kamah, anggota kelompok Ajang Ajang yang berafiliasi dengan kelompok Abu Sayyaf. Faksi tersebut telah menyatakan dukungannya kepada jaringan teroris IS.

Namun, berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan KBRI Manila dan KJRI Davao, pihak intelijen Filipina (NICA) sendiri belum mengetahui dasar penyampaian informasi yang dilakukan Menteri Ano tentang keterlibatan WNI dalam insiden tersebut.

Baca juga: Kepolisian Filipina masih tunggu hasil pemeriksaan DNA pelaku bom bunuh diri

Baca juga: Kepolisian Filipina belum rilis bukti keterlibatan WNI dalam pengeboman di Jolo

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemlu pastikan satu korban mutilasi di Malaysia adalah WNI

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Luar Negeri RI memastikan salah satu korban pembunuhan dengan cara mutilasi di Selangor, Malaysia, adalah warga negara Indonesia (WNI).

Kesimpulan tersebut diperoleh dari pemeriksaan sidik jari korban atas nama Nuryanto, yang telah dikirimkan dan diidentifikasi oleh Kepolisian RI.

“KBRI Kuala Lumpur telah menerima laporan dari Polri mengenai pemeriksaan sidik jari. Dapat dikonfirmasi bahwa sidik jari yang diberikan adalah sama dengan sidik jari milik WNI yang dilaporkan hilang oleh pengacaranya,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Sementara untuk korban atas nama Ai Munawaroh, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) masih menganalisis sampel DNA untuk mengidentifikasi identitas dan kewarganegaraan korban.

Apabila proses identifikasi telah selesai, kedua jenazah akan segera dipulangkan dan diserahkan kepada pihak keluarga di Tanah Air.

“KBRI Kuala Lumpur akan terus mengawal dan membantu proses investigasi sampai pemulangan jenazah,” ujar Arrmanatha.

Saat ini, pihak Kepolisian Malaysia telah menangkap dan melakukan pemeriksaan terhadap dua warga negara Pakistan, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.

Selain kedua orang tersebut, Polisi Malaysia juga masih melakukan pengejaran terhadap satu tersangka lain.

Mengingat pembunuhan dilakukan di Malaysia maka proses hukum dan peradilan akan dilakukan oleh otoritas hukum Malaysia.

Namun, menurut Arrmanatha, KBRI Kuala Lumpur dan otoritas Indonesia siap memberikan bantuan yang diperlukan untuk mendukung proses penyelidikan.

Dua jenazah diduga atas nama Nuryanto asal Bandung, dan stafnya Ai Munawaroh ditemukan di Sungai Buloh, Negara Bagian Selangor, pada 27 Januari 2019.

Saat ditemukan di pinggir sungai, kondisi jenazah yang dimutilasi sudah rusak dan mengeluarkan bau busuk. Hal ini menyebabkan kedua korban sulit dikenali.

Menurut keterangan pihak keluarga, Nuryanto yang merupakan pengusaha tekstil, berangkat ke Malaysia pada 17 Januari untuk urusan bisnis. Namun, keluarga kehilangan kontak dengan Nuryanto pada 22 Januari 2019.

Baca juga: Salah satu korban mutilasi di Malaysia dipastikan WNI

Baca juga: Indonesia bantu identifikasi korban mutilasi di Malaysia

Baca juga: Polri gandeng Interpol usut WNI asal Bandung korban mutilasi di Malaysia

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PDRM tangkap enam pelaku terorisme

Kuala Lumpur, (ANTARA News) – Perwakilan Khusus Kontra Terorisme Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menangkap enam pelaku tindak terorisme selama operasi di Johor, Selangor dan Sabah pada 19 Desember 2018 hingga 28 Januari 2019.

Kepala PDRM, Irjen Pol Sri Mohamad Fuzi Bin Harun mengemukakan hal itu kepada wartawan di Kuala Lumpur, Jumat.

Fuzi mengatakan mereka yang diduga terlibat kelompok terorisme terdiri atas dua orang warga negara Malaysia dan empat warga negara asing meliputi Singapura, Bangladesh, Filipina dan Vietnam.

“Penangkapan pertama 19 Desember 2018 di Johor Bahru melibatkan seorang laki-laki pedagang warga negara Singapura berusia 48 tahun dan pelaku aktif dengan Akel Zainal, teroris warga Malaysia yang menyertai kelompok teroris di Suriah,” katanya.

Dia mengatakan pelaku juga menerima arahan dari Akel Zainal untuk merekrut beberapa individu dengan tujuan melancarkan serangan terhadap bangunan di Johor Bahru.

“Penangkapan ini hasil kerja sama perwakilan khusus dengan Internal Security Departement (ISD) Singapura,” katanya.

Penangkapan kedua di Klang

Selangor pada 19 Desember 2019 melibatkan seorang laki-laki warga negara Bangladesh berusia 31 tahun dan bekerja sebagai pekerja kebersihan yang dipercayai menjalankan kegiatan merekrut individu di Malaysia.

“Penangkapan ketiga pada 10 Januari 2019 Malaysia di Sepang Selangor yang melibatkan dua orang warga Malaysia masing-masing 38 tahun dan bekerja sebagai pekerja ladang di luar negeri dan keduanya telah diusir pulang ke Malaysia,” katanya.

Penangkapan keempat terjadi pada 19 Januari 2019 di Kota Kinabalu Sabah melibatkan laki-laki warga Filipina berusia 21 tahun dan bekerja sebagai buruh konstruksi.

Pelaku merupakan anggota Kelompok Abu Sayyaf dan telah menyusup ke Malaysia sejak Maret 2018 secara tidak sah.

“Penangkapan kelima pada 26 Januari 2018 di Puchong Selangor melibatkan seorang laki-laki warga Vietnam. Pelaku bekerja sebagai tukang. Pelaku telah memberikan perlindungan kepada individu dari Asia Selatan. Dia dimasukkan dalam daftar merah Interpol,” katanya.

Penyunting: Agus Setiawan
Baca juga: Polri-PDRM Kerja Sama Menindak Kejahatan Transnasional
 Related News: Empat tewas, 23 cedera akibat ledakan di Filipina 

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Teheran kutuk serangan teror di Srinagar, India

Teheran, Iran, (ANTARA News) – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi telah mengutuk serangan di Srinagar, kota terbesar dan Ibu Kota musim panas di Negara Bagian Jammu-Kashmir India.

Serangan di Srinagar tersebut, yang menewaskan dan melukai sejumlah orang, dikutuk dengan keras, kata Qasemi, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Iran, IRNA –yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Ia menyampaikan belasungkawa kepada dan rakyat dan Pemerintah India sehubungan dengan peristiwa yang menyakitkan.

Ia menyampaikan simpati kepada keluarga korban.

“Sebagai satu negara, yang juga telah menjadi korban terorisme dan telah melakukan banyak upaya luas dan efektif serta tindakan untuk menghadapi serta menghapuskan kelompok teror di Asia Barat, dan sebagai negara yang telah membayar biaya besar sementara Iran bertekad untuk melanjutkan jalurnya dengan tekad dan keinginan kuat, Iran menganggap sebagai `tak bisa dipercaya` penggunaan metode yang tak manusiawi serta penumpahan darah oleh kelompok apa pun dengan sasaran dan motif apa pun serta dengan dalih dan nama apa pun,” katanya.

Media India pada Kamis (14/2) melaporkan bahwa satu ledakan bom di jalan yang dilalui rombongan pasukan keamanan India menewaskan 18 personel keamanan militer dan melukai 20 orang lagi.
Penyunting: Chaidar Abdullah

Baca juga: Pasukan Pakistan Tembak Mati Prajurit Perbatasan India 
Baca juga: AS minta India-Pakistan redam keteganganBaca juga: AS minta India-Pakistan redam ketegangan

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

kepolisian Turki yakin jasad Khashoggi mungkin telah dibakar

Ankara, (ANTARA News) – Kepolisian Turki yakin bahwa jasad wartawan Saudi Jamal Khashoggi yang dibunuh mungkin telah dibakar, kata Kantor Berita Pemerintah Turki Anadolu, Kamis, mengutip laporan kepolisian.

Khashoggi, pengkritik Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, tewas di konsulat Saudi di Istanbul oleh tim operasi Saudi pada 2 Oktober. Insiden tersebut menuai kecaman internasional.

Konsulat tersebut dilengkapi dengan dua sumur dan satu gas serta perapian yang dapat mencapai panas lebih dari 1.000 derajat sehingga menghapus jejak DNA, kata Anadolu pada Kamis, mengutip laporan kepolisian Turki dan disiarkan oleh Reuters..

Usai membuat sejumlah pernyataan yang bertolakbelakang mengenai nasib Khashoggi, Riyadh mengatakan dia dibunuh dan jasadnya dimutilasi saat perundingan untuk membujuknya pulang ke Arab Saudi tidak membuahkan hasil.

Polisi meyakini informasi yang diperoleh dari penyelidikan mengindikasikan bahwa jasad Khashoggi yang dimutilasi mungkin telah dibakar, kata Anadolu.

Meskipun penyelidikan memeriksa konsulat kerajaan di Istanbul, di kediaman konsuler dan sejumlah lokasi lain, keberadaan jasad Khashoggi tidak ditemukan.

Pembunuhan Khashoggi menyebabkan hubungan antara Turki dan Arab Saudi memanas, meskipun Presiden Turki Tayyip Erdogan berhubungan baik dengan kerajaan Saudi, Raja Salman.

Erdogan mengatakan pembunuhan Khashoggi diperintahkan oleh tingkat tertinggi dalam kepemimpinan Saudi. Turki juga kerap meminta pejabat Saudi agar mengidentifikasi “kooperator lokal” yang terlibat dalam pembunuhan tersebut. Riyadh membantah tuduhan bahwa putra mahkota terlibat.

Cuplikan dari laporan kepolisian yang ditayangkan stasiun TV Turki menunjukkan seorang pria yang diyakini sebagai pemeran pengganti Khashoggi berjalan bersama seorang pria yang menurut polisi menjadi “kooperator lokal” dalam kasus tersebut. Identitas pria tersebut tidak langsung diketahui.

Menurut Anadolu, Kepolisian Turki juga meyakini bahwa tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, kemungkinan bakal menjadi korban kedua dalam pembunuhan tersebut seandainya dia memasuki konsulat Saudi bersama Khashoggi.

Penyunting: Asri Mayang Sari

Baca juga: Turki: penolakan Riyadh untuk mengekstradisi tersangka pembunuh Khashoggi “mengecewakan”
Baca juga: Menlu Saudi tolak serahkan tersangka pembunuh Khashoggi
Baca juga: Turki kemungkinan minta PBB selidiki pembunuhan Khashoggi 
Baca juga: Presiden Turki: pembunuh Khashoggi tak akan dibiarkan lolos dari hukum
 

 

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

China-AS mulai lagi rundingkan perdagangan

Beijing (ANTARA News) – Sengketa perdagangan China dan Amerika Serikat memasuki babak baru setelah para pejabat tinggi di bidang perekonomian dan perdagangan kedua negara mengadakan pertemuan di Beijing, Kamis hingga Jumat (15/2).

Delegasi China dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus anggota Biro Politik Komite Pusat Partai Komunis China (PKC) Liu He.

Mereka bertemu dengan delegasi AS yang dipimpin Duta Besar Perwakilan Perdagangan AS (USTR) Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan (USTS) Steven Mnuchin.

Sampai saat ini, pertemuan kedua belah pihak masih berlangsung dan belum ada pernyataan resmi mengenai materi pembahasan.

Sejumlah pengamat di China berpendapat bahwa kerja sama masih menjadi opsi terbaik dalam mengakhiri perang dagang antara dua pemimpin ekonomi dunia itu.

Perang dagang bermula pada 22 Januari 2018, saat Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif sebesar 30 persen terhadap panel tenaga surya.

Langkah itu dilanjutkan dengan pengenaan tarif 20 persen atas 1,2 juta unit mesin cuci pertama yang diimpor dari China pada 2018.

Lalu, sebanyak 1.300 kategori barang impor dari China, termasuk komponen pesawat, baterai, panel televisi, peralatan kesehatan, satelit, dan beragam senjata masuk dalam kebijakan pengenaan tarif baru Trump.

China membalasnya dengan mengenakan tarif sebesar 25 persen atas sedikitnya 128 jenis produk AS, di antaranya alumunium, pesawat terbang, mobil, daging babi beku, dan kedelai.

Pengenaan tarif sebesar 15 persen diberlakukan China atas produk-produk AS berupa buah-buahan, kacang, dan pipa baja.  

Baca juga: China tawarkan peningkatan impor produk Amerika Serikat
Baca juga: Trump prediksi AS-China capai kesepakatan, akhiri perang dagang
Baca juga: Begini dampak perang dagang AS-China dan cara memanfaatkannya

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

FJPI sesalkan kriminalisasi atas Maria Ressa

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Uni Lubis menyesalkan tindakan kriminalisasi atas Maria Ressa, Eksekutif Editor Rappler.com, media daring dari Filipina, yang ditahan oleh petugas Biro Investigasi Nasional (NBI), Rabu (13/2). 

Uni, dalam siaran pers yang dikeluarkan FJPI, Kamis, menyatakan tindakan aparat hukum menggunakan artikel jurnalistik yang dipublikasikan tahun 2012 menunjukkan sikap otoriter kekuasaan terhadap media yang dianggap kritis terhadap pemerintah.

Journalism is not a crime. Negara yang menjunjung tinggi demokrasi tidak memberangus kemerdekaan pers,” kata Uni.

Uni mengatakan, ia sudah berkoordinasi dengan anggota Dewan Pers Nezar Patria agar Dewan Pers dapat bersikap atas penahanan Maria Ressa. 

“Karena ini kriminalisasi jurnalis dan produk jurnalistik,” tegas Uni.

Maria Ressa ditahan karena dianggap telah mencemarkan nama baik seorang pengusaha, Wilfred Keng. Nama pengusaha itu pernah ditulis oleh Rappler sebagai pemilik mobil SUV yang digunakan oleh mantan Hakim Konstitusi selama proses sidang dakwaan.

Maria Ressa adalah salah satu jurnalis yang pada tahun 2018 dipilih sebagai Person of The Year (POY) majalah TIME.

Baca juga: Komisi HAM ASEAN kecam penangkapan Maria Ressa

Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komisi HAM ASEAN kecam penangkapan Maria Ressa

Jakarta (ANTARA News) – Komisi HAM Antar-Pemerintah ASEAN (AICHR) mengecam penangkapan jurnalis dan Pemimpin Redaksi Rappler Maria Ressa di Filipina.

Kecaman itu disampaikan Wakil Indonesia di Komisi HAM Antar-Pemerintah ASEAN (AICHR) Yuyun Wahyuningrum yang menyatakan ketidaksetujuan dan keprihatinan atas penangkapan Maria Ressa, pemimpin redaksi Rappler, situs berita yang kritis terhadap pemerintah Filipina.

“Tindakan tersebut bertentangan dengan Pasal 23 Deklarasi HAM ASEAN yang menjamin kebebasan bependapat dan berekspresi,” ujar Yuyun Wahyuningrum saat dihubungi ANTARA News di Jakarta, Rabu malam.

Pasal 23, lanjut Wahyuningrum berbunyi: Setiap orang mempunyai hak untuk menyatakan pendapat dan berekspresi, termasuk kebebasan untuk mempertahankan pendapat tanpa gangguan dan untuk mencari, menerima dan memberikan informasi, baik secara lisan, tulisan, atau melalui cara lain yang dipilih oleh orang tersebut.

“Filipina adalah salah satu yang menandatangani Deklarasi HAM ASEAN. Saat itu, Presiden Filipina Benigno S. Aquino III menandatangani deklarasi tersebut,” kata dia.

Dengan demikian, lanjut Yuyun, penangkapan Maria Ressa melanggar komitmen yang disepakati sendiri oleh Filipina.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Maria Ressa, pemimpin redaksi Rappler, situs berita yang kritis terhadap pemerintah Filipina, ditangkap di kantor pusatnya di Manila, Rabu sore waktu setempat.

Ressa ditangkap dengan tuduhan melakukan cyber-libel atau fitnah-siber terkait pemberitaan seorang pebisnis yang diduga memiliki koneksi dengan mantan hakim.

Tuduhan itu, menurut Ressa, sebenarnya adalah usaha pemerintah Rodrigo Duterte untuk membungkam media.

Fitnah-siber menjadi yang terbaru dari serangkaian tuduhan beragam yang ditujukan kepada jurnalis senior Filipina itu.

Baca juga: Wartawan Filipina yang berselisih dengan Duterte ditangkap karena fitnah

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wartawan Filipina yang berselisih dengan Duterte ditangkap karena fitnah

Manila, (ANTARA News) – Peraih penghargaan serta kepala laman berita Filipina yang dikenal mengawasi dengan ketat Presiden Rodrigo Duterte, ditangkap pada Rabu atas tuduhan pencemaran nama baik, kasus terbaru dalam serangkaian perkara hukum terhadap musuh-musuh yang dirasakan pemerintah.

Maria Ressa, kepala eksekutif Rappler, dituduh memfitnah melalui dunia maya terkait artikel 2012, yang diperbarui pada tahun 2014, yang menghubungkan seorang pengusaha dengan pembunuhan dan perdagangan manusia dan obat terlarang, dengan mengutip informasi berisi laporan intelijen dari satu lembaga yang tak disebutkan.

Para petugas Biro Investigasi Nasional mengawal Ressa melewati barisan awak media yang mengalir ke kantor Rappler di Manila ketika kabar kedatangan para petugas itu menyebar di media sosial., menurut Reuters.

“Orang-orang hendaknya tahu bahwa garis batas telah dilintasi,” kata Ressa kepada wartawan, dengan menambahkan ia akan mengusahakan jaminan.

Kementerian Kehakiman mengajukan perkara itu atas nama pengusaha tersebut, yang menyangkal melakukan kesalahan.

Ressa termasuk di antara beberapa orang yang masuk “Tokoh Tahun Ini” versi Majalah Time tahun 2018 karena berada di barisan depan untuk apa yang dikatakannya “laporan Rappler tanpa takut mengenai mesin propaganda dan pembunuhan ekstra yudisial Presiden Rodrigo Duterte”, merujuk kepada perang berdarahnya terhadap obat terlarang.

Rappler telah menanggung beban terbesar dari apa yang para pegiat katakan ialah kampanye yang disponsori negara untuk mengintimidasi lawan-lawan Duterte dengan memukul mereka menggunakan langkah-langkah hukum, atau menjadikan mereka arus kebencian dalam jejaring yang dikobarkan pembuat konten di media sosial, beberapa di antaranya memegang jabatan pemerintah.

Juru bicara pemerintah, Salvador Panelo, mengatakan kejahatan telah dilakukan dan Rappler tidak sedang dihukum karena laporannya.

“Ini tidak ada kaitan dengan kebebasan bereskpresi atau kebebasan pers,” kata dia kepada saluran ANC.

Amnesty Internasional yang berkedudukan di London mengatakan tuduhan-tuduhan tersebut dibuat-buat dan “dengan bermotivasi politik”.

Penangkapan Ressa merupakan masalah paling baru yang dihadapi Rappler. Izin beroperasinya dibatalkan tahun 2018 karena tuduhan pelanggaran kepemilikan, dan juga tersangkut dengan satu perkara yang melibatkan tuduhan penghindaran pajak. Kedua kasus itu sedang berjalan.

“Kasus-kasus ini bertujuan untuk mengintimidasi kami,” kata Chay Hifilena, editor investigasi Rappler, kepada media. “Kami tahu itu maksudnya. Kami tidak tertekuk.”

Para wartawan Rappler beberapa kali diancam tim daring Duterte, bagian dari apa yang investigasi Rappler katakan merupakan satu “persenjataan” terorganisasi dari internet pemerintah. Pemerintah menyangkal hal tersebut.

Sementara itu Duterte mengatakan ia tak perlu bantuan dari pengecoh dalam jejaring dalam, dan menyatakan dia tak pernah menghukum siapaun karena mengeritiknya. Dia telah menyebut Rappler “media penyebar berita bohong”, dan bahkan mengatakan media itu terkait dengan Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat.

Persatuan Wartawan Nasional Filipina menyebut penangkapan Ressa “tindakan persekusi memalukan pemerintah pengganggu”.
 Penyunting: M. Anthoni.

Related News: Duterte bersumpah tak akan ke Amerika Serikat

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Myanmar batalkan dakwaan terhadap pengunjuk rasa dari suku minoritas

Yangon, (ANTARA News) – Myanmar akan membatalkan tuduhan-tuduhan yang diajukan terhadap sejumlah pengunjuk rasa dari suku minoritas yang berdemonstrasi menentang satu patung pahlawan kemerdekaan Jenderal Aung San, kata media negara pada Rabu.

Para pejabat juga akan mengadakan pembicaraan dengan mereka dan menawarkan konsesi yang jarang terjadi.

Langkah pembatalan tersebut terjadi ketika Aung San Suu Kyi, pemimpin Liga Nasional bagi Demokrasi yang berkuasa dan puteri dari jenderal itu. Ketakpuasan di kawasan-kawasan minoritas suku meningkat menjelang pemilihan yang disiapkan berlangsung tahun depan.

Pada Selasa, polisi menembakkan peluru-peluru karet, gas air mata dan meriam air untuk membubarkan unjuk rasa yang diikuti sekitar 3.000 orang di Loikaw, ibu kota negara bagian Kayah, yang juga dikenal dengan nama Karenni, di bagian timur Myanmar.

Aung San memediasi pakta tahun 1947 di antara sejumlah kelompok-kelompok etnis Myanmar yang ditandai dengan hari libur tahunan pada 12 Februari, tetapi para pengunjuk rasa Karenni mengatakan janji-janjinya tidak dilaksanakan setelah pembunuhan jenderal tersebut tahun itu.

Pada Rabu, surat kabar resmi “Global New Light of Myanmar” melaporkan para pejabat negara telah berunding dengan pengunjuk rasa hari sebelumnya dan sepakat mencabut dakwaan-dakwaan terhadap mereka. Sebaliknya para pegiat setuju untuk menangguhkan protes-protes mereka, katanya, dengan menambahkan perundingan-perundingan akan terjadi dalam sebulan, mencakup isu-isu seperti tulisan di alas patung.
Related News: Presiden Myanmar tandatangani UU Unjuk Rasa

Patung tersebut mungkin dipindahkan dari posisinya di alun-alun Loikaw, kata harian itu, seperti disiarkan Reuters.

“Kelompok pengunjuk rasa membubarkan diri setelah kami capai perjanjian,” kata Khun Thomas, salah seorang pemimpin protes Loikaw. Dia mengatakan para pegiat mengharapkan dakwaan-dakwaan mengenai berkumpulnya mereka tak berizin, hasutan dan fitnah terhadap lebih 50 orang dicabut secara resmi ketika mereka pergi ke pengadilan pada Rabu.

Para pejabat mengungkap pembangunan patung itu di Loikaw bulan ini, memicu protes paling belakangan dalam serangkaian unjuk rasa yang mulai berlangsung ketika rencana-rencana bagi pembuatan monumen tersebut pertama kali diumumkan pada pertengahan tahun 2018.

Para pegiat minoritas etnis yang mendesak pemberlakuan sistem pemerintahan federal di Myanamar menentang patuing itu dan monumen-monumen lain bagi seorang pemimpin dari mayoritas suku Burma di negara itu.

Ketika naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 2016, Suu Kyi menetapkan prioritas utamanya mengusahakan perdamaian dengan kelompok-kelompok etnis bersenjata, tetapi kemajuan telah berjalan lamban.

Penyunting: M. Anthoni

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Putra Mahkota Arab Saudi kunjungi Indonesia pertengahan Februari

Jakarta (ANTARA News) – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan melakukan kunjungan ke Indonesia  pada pertengahan atau pekan ketiga Februari 2019 dalam rangkaian lawatannya ke beberapa negara.

Sumber diplomatik Antara di Jakarta, Rabu, mengonfirmasi rencana kunjungan tersebut dan menyebut bahwa Pangeran Mohammed diperkirakan tiba di Indonesia pada 19 Februari 2019.

Dalam kunjungan itu, Putra Mahkota Arab Saudi akan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo yang dilanjutkan dengan jamuan makan siang. Setelah itu, Mohammed akan bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Rabu, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman diperkirakan akan mengumumkan investasi di sektor energi dan infrastruktur saat melakukan kunjungan ke India dan Pakistan dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Putra Mahkota Saudi gelar lawatan investasi ke Asia, Indonesia masuk agenda

Pangeran Mohammed diperkirakan akan mengumumkan langkah itu sebagai bagian dari upayanya untuk menggenjot perekonomian Arab Saudi selain mengekspor minyak.

Selain India dan Pakistan, Pangeran Mohammed juga dijadwalkan mengunjungi China, Malaysia dan Indonesia dalam lawatan yang akan menjadi kunjungan pertamanya ke kawasan.

Tahun lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah melakukan pertemuan bilateral dengan Pangeran Mohammed di sela-sela kunjungan mereka menghadiri KTT G20 di Buenos Aires, Argentina, November 2018.

Baca juga: Wapres bertemu Putra Mahkota Arab Saudi di Argentina

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara itu, salah satunya, membicarakan pembangunan kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah. Arab Saudi menanamkan modal senilai Rp86 triliun atau 6 miliar dolar AS pada pembangunan kilang itu.

Selain upaya percepatan pembangunan kilang minyak di Cilacap, Putra Mahkota Arab Saudi juga meminta kerja sama terkait proyek itu, yakni pemberian pelatihan tenaga kerja dan pertukaran teknologi.

Baca juga: Harga minyak naik, Saudi janjikan pangkas produksi lebih banyak

Baca juga: Putra Mahkota Saudi bahas Yaman dengan Sekjen PBB

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi Myanmar tembakkan peluru karet, gas air mata saat demonstrasi

Yangon,  (ANTARA News) – Polisi Myanmar menembakkan peluru karet, gas air mata dan meriam air pada Selasa (12/2) untuk membubarkan para pengunjuk rasa terkait pembangunan patung pahlawan kemerdekaan Jenderal Aung San, kata Kepolisian dan pemimpin protes.

Pembangunan patung tersebut ditentang suku minoritas Karenni.

Pihak penyelenggara mengatakan demonstrasi itu diikuti sedikitnya 3.000 orang pada hari libur Hari Persatuan di Loikaw, Ibu Kota Negara Bagian Kayah, yang berpegunungan dan terletak di bagian timur Myanmar. Unjuk rasa tersebut tak mendapat izin dari pihak berwenang, emikian Reuters.

“Kami tak keberatan atas pembangunan patung jenderal itu sendiri – kami menuntut pelaksanaan janji-janjinya,” kata Khun Khun Thomas, pemimpin Kekuatan Pemuda Karenni, dalam unjuk rasa itu, yang disiarkan langsung di Facebook menggunakan telepon cerdas. “Kami akan melanjutkan protes kami.”

Aung San, ayah pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi, merupakan arsitek pakta yang dibuat pada 12 Februari 1947 kelompok-kelompok suku. Hari itu diperingati sebagai hari libur tapi, kata kelompok-kelompok minoritas etnis, pakta tersebut tidak pernah direalisasikan setelah pembunuhannya tahun itu.

Myanmar dipimpin pemerintahan militer selama beberapa dekade. Setelah naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 2016, Suu Kyi menetapkan prioritasnya guna menjamin perdamaian dengan kelompok-kelompok suku yang bersenjata, tetapi kemajuannya lamban dan menimbulkan ketakpuasan terhadap partainya di kawasan-kawasan minoritas. Partainya menghadapi tantangan untuk pemilihan tahun depan.

Para peserta pada protes Selasa, unjuk rasa terbesar dalam serangkaian demonstrasi yang mulai terjadi pada pertengahan 2018 setelah para pejabat negara bagian mengumumkan rencana-rencana untuk mendirikan patung tersebut, menuntut pejabat tinggi dan menteri keuangan wilayahi itu mundur karena tidak berunding dengan mereka.

Lebih 10 orang menderita luka-luka ringan dalam usaha polisi membubarkan protes, kata Khun Thomas kepada Reuters melalui telepon.

Penyunting: M. Anthoni

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

800 WNI ditahan di depo imigrasi Bukit Jalil

 Kuala Lumpur,  (ANTARA News) – Delapan ratus Warga Negara Indonesia (WNI) terdiri atas 700 pria dan 100 wanita ditahan di Depo Imigrasi Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

 Wakil Kepala Depo Imigrasi Bukit Jalil, MD Noor mengemukakan hal itu di Kuala Lumpur, Rabu, saat menerima kunjungan program “Muhibah Media Indonesia 2019” yang diikuti 22 pimpinan media asal Indonesia yang diselenggarakan Ikatan Kesetiakawanan Wartawan Malaysia – Indonesia (ISWAMI).

“Luas komplek depo ini 14 hektare, menampung 1.464 tahanan 800 di antaranya WNI. Tahanan meliputi berbagai kasus mulai dari kasus `overstay` atau tinggal melebihi batas waktu sampai kasus kriminal biasa yang pelakunya sudah selesai menjalani hukuman ,” katanya.

  Noor mengatakan mereka ditampung sementara di Depo Imigrasi sambil menunggu proses pemulangan ke tanah air masing-masing.

 Khusus untuk WNI, Noor mengatakan pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan pihak KBRI.

 “Alhamdulillah pihak KBRI di Kuala Lumpur cukup sigap mengurusi dokumen bagi WNI termasuk membantu biaya pemulangan bagi yang membutuhkan,” katanya.

Selama di depo para tahanan mendapatkan layanan yang baik. 

“Mereka mendapatkan makanan dan bisa mengikuti kegiatan-kegiatan antara lain  berolahraga dan berkumpul dengan anak balitanya bagi perempuan yang memiliki anak.”

 Pimpinan media yang melakukan kunjungan ke Depo Imigrasi Bukit Jalil tidak diperkenankan bertemu dengan tahanan.

Beberapa delegasi, di antaranya Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara Ahmad Munir, Wakil Pimpinan Redaksi Kompas Mohammad Bakir, Dirut Rakyat Merdeka Online Teguh Santosa, Pimpinan Redaksi BUMN Track Akhmad Kusaeni, Pimpinan Harian Waspada Medan Aldion, Pimpinan Akarpadi Sem CH Haesy, Pimrek Cek & Ricek Ilham Bintang dan pengurus PWI serta dosen komunikasi Rajab Ritonga.

Ikut mendampingi dalam kunjungan tersebut Sekretaris ISWAMI Malaysia, Sabaruddin Sabir.

 Koordinator Fungsi Konsuler dan Protokol KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary telah diberitahu juga oleh pihak Imigrasi Bukit Jalil terkait kunjungan delegasi media dari Indonesia tersebut.

Baca juga: Kemlu pulangkan dua WNI terbebas hukuman mati dari Malaysia

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Putra Mahkota Saudi gelar lawatan investasi ke Asia, Indonesia masuk agenda

New Delhi/Islamabad (Antara/Reuters) – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman diperkirakan akan mengumumkan investasi di sektor energi dan infrastruktur saat melakukan kunjungan ke India dan Pakistan dalam beberapa hari ke depan.

Pangeran Mohammed diperkirakan akan mengumumkan langkah itu sebagai bagian dari upayanya untuk menggenjot perekonomian Arab Saudi selain mengekspor minyak.

Pangeran Mohammed juga dijadwalkan akan mengunjungi China, Malaysia, dan Indonesia dalam lawatan yang akan menjadi kunjungan pertamanya ke kawasan setelah santernya pemberitaan terkait pembunuhan penulis kolom Washington Post Jamal Khashoggi.

Khasogi dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, Oktober lalu.

Menurut beberapa pejabat Pakistan, Pangeran Mohammed dijadwalkan akan menandatangani sejumlah kesepakatan, sebagian besar terkait dengan penyulingan minyak dan sektor energi, saat lawatannya ke Pakistan pekan ini.

Nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani itu akan meliputi proyek energi terbarukan dan investasi di bidang petrokimia serta mineral, lapor Kantor Berita Negara SPA.

Selanjutnya, Pangeran Mohammed dijadwalkan akan tiba di New Delhi pekan depan bersama sejumlah pengusaha ternama Arab Saudi yang hadir atas undangan Perdana Menteri India Narendra Modi, kata Kementrian Luar Negeri india, Selasa (12/2).

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menjadi salah satu dari sedikit pemimpin negara yang menghadiri konferensi investasi di Arab Saudi Oktober lalu.

Konferensi itu, di sisi lain, diboikot oleh sejumlah perusahaan dan pemimpin dunia sebagai bentuk protes atas pembunuhan Khashoggi.

India berharap Pangeran Mohammed akan mengumumkan investasi awal di Dana Investasi dan Infrastruktur Nasional (NIIF).

NIFF merupakan lembaga pendanaan semi-independen yang membantu pembangunan sejumlah pelabuhan dan jalan.

Media-media Arab Saudi melaporkan bahwa para pejabat akan membahas investasi di NIIF.

Hambatan Penyulingan

Meskipun demikian, kemajuan proyek penyulingan yang disepakati BUMN India dan BUMN Arab Saudi Aramco senilai 44 miliar dolar AS (sekitar Rp619 triliun) di pesisir barat India terhambat oleh penentangan keras para petani mangga yang kehilangan lahan mereka.

Sejak menjabat pada 2014, Modi memanfaatkan pertumbuhan pesat perekonomian India untuk menarik lebih banyak investasi dari Arab Saudi dan negara-negara Islam lainnya.

Arab Saudi juga mengumumkan rencana penyulingan dan kompleks petrokimia di kota pesisir Gwadar senilai 10 miliar dolar AS (sekitar Rp140,7 miliar).

Gwadar, di sisi lain, juga menjadi lokasi proyek pembangunan sebuah pelabuhan yang dikerjakan China sebagai bagian dari Inisiatif Sabuk dan Jalan negara Asia Timur itu.

“Mereka mengincar sektor energi di beberapa rencana swastanisasi kami yang mungkin akan mereka tawar melalui proses swastanisasi kami,” kata Menteri Investasi Pakistan Haroon Sharif kepada Reuters.

Sharif, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanaman Modal Pakistan, mengatakan Arab Saudi juga tertarik pada sektor pertambangan Pakistan.

“Arab Saudi memiliki banyak sumber. Dana investasi mereka di atas 1 triliun dolar AS (sekitar Rp14,1 kuadriliun), jadi kami hanya menginginkan sebagian kecilnya,” kata menteri lain Pakistan yang menolak disebutkan namanya.

Kantor berita negara Arab Saudi mengatakan para pejabat negara itu akan membahas investasi dengan China, Korea Selatan, dan Indonesia di sektor layanan kesehatan dan telekomunikasi. Meskipun demikian, media pemerintah itu tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rusia terima komentar negatif terkait pernyataan Jokowi

… Kami juga melihat bahwa penggunaan istilah ‘propaganda Rusia’ tidak tepat, karena itu salah. Istilah tersebut tidak didasarkan pada kenyataan, melainkan hanya hoaks, saya rasa…

Jakarta (ANTARA News) – Rusia menerima komentar negatif menyusul istilah “propaganda Rusia” yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

“Setelah istilah ini digunakan, kami menerima banyak komentar yang cukup negatif di Twitter dan (akun) media sosial kami, karena orang-orang mengira Rusia ikut campur urusan dalam negeri Indonesia,” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva, dalam keterangan pers, di rumah dinasnya, di Jakarta, Rabu.

Karena itu, Kedutaan Besar Rusia di Jakarta memilih menyampaikan pernyataan melalui akun Twitter @RusEmbJakarta pada 4 Februari 2019 untuk menanggapi komentar-komentar tersebut.

Vorobieva menegaskan, negara Beruang Merah itu tidak akan mengintervensi proses Pemilu di Indonesia.

Ia memahami, seperti halnya negara lain, masa kampanye sebelum Pemilu selalu menjadi situasi yang sulit, dimana berbagai hal bisa menjadi isu.

“Kami juga melihat bahwa penggunaan istilah ‘propaganda Rusia’ tidak tepat, karena itu salah. Istilah tersebut tidak didasarkan pada kenyataan, melainkan hanya hoaks, saya rasa,” tutur Vorobieva.

Baca juga: Rusia tegaskan tidak intervensi proses pemilu Indonesia

Baca juga: Presiden jelaskan ungkapan “Propaganda Rusia”

Baca juga: JK: istilah “Propaganda Rusia” ibarat “Bika Ambon”

Jokowi, pada sisi lain, telah mengklarifikasi ungkapan “propaganda Rusia” yang sempat dia ucapkan saat mengunjungi Kantor Redaksi Jawa Pos, di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Menurut Jokowi, ungkapan itu tidak mengarah kepada negara Rusia, melainkan terminologi dari artikel lembaga konsultasi politik Amerika Serikat, Rand Corporation.

Ia mengungkapkan istilah “propaganda Rusia” untuk mengacu pada semburan kebohongan, dusta, dan hoaks yang bisa menyebabkan ketidakpastian.

Jokowi, sebagai calon presiden petahana, juga menegaskan, penggunaan istilah itu tidak memengaruhi hubungan bilateral Indonesia-Rusia yang terjalin sangat baik.

Hubungan Indonesia dengan Rusia telah berjalan sejak puluhan tahun lalu. Rusia memberi perkuatan pada sistem pertahanan Indonesia sejak dasawarsa ’60-an, dan kini Indonesia tengah melangkah untuk mengakuisisi pesawat tempur Sukhoi Su-35 Flanker E dari Rusia. 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkes: Pembocor data HIV Singapura kemungkinan miliki lebih banyak berkas

Singapura (ANTARA News) – Seorang warga Amerika Serikat (AS) yang membocorkan lebih dari 14.000 nama pengidap positif HIV di Singapura kemungkinan memiliki lebih banyak “berkas” dari database HIV Singapura, kata menteri kesehatan Singapura, Selasa.

Kabar itu muncul setelah kemarahan publik bulan lalu ketika Singapura mengungkap pembocoran data yang dilakukan Mikhy Farrera Brochez. Brochez tahun lalu dideportasi setelah didakwa melakukan penipuan dan penyalahgunaan obat-obatan, serta berbohong mengenai status HIV-nya.

Brochez membocorkan informasi pribadi berupa nama, nomor KTP, nomor telepon, dan alamat 5.400 warga Singapura yang didagnosia dengan HIV hingga Januari 2013, di dunia maya. Brochez juga membocorkan data 8.800 warga negara asing yang didiagnosa dengan HIV hingga Desember 2011, demikian Reuters melaporkan.

“Dia kemungkinan masih memiliki banyak berkas,” kata Menteri Kesehatan Gan Kim Yong di Parlemen. Gan menambahkan bahwa Kepolisian telah bekerja sama dengan rekan-rekan di AS dan beberapa lembaga tengah melakukan pemantauan internet untuk mencari tahu kebocoran data lebih lanjut.

Related News: Penembakan di RS Singapura, dua orang cedera

Gan tidak menjelaskan informasi apa yang kemungkinan terdapat dalam berkas-berkas itu atau atas dasar apa pemerintah menyakini bahwa Brochez masih memiliki berkas-berkas itu.

Kementrian Kesehatan sebelumnya mengatakan pihaknya mulai mengetahui bahwa Brochez memiliki informasi rahasia yang diduga berasal dari Data HIV Singapura pada Mei 2016.

Pembocoran itu, yang terjadi setahun setelah serangan siber besar terhadap database Kementrian Kesehatan Singapura, dapat mencoreng citra negara yang dikenal sebagai pusat layanan data dan kesehatan tersebut.

Banyak negara menerapkan larangan masuk pelancong dan pekerja asing yang mengidap HIV sebagai tanggapan atas mewabahnya AIDS pada dekade 1980-an.

Singapura menjadi salah satu dari sejumlah kecil negara maju yang mempertahankan beberapa larangan visa kerja dan kunjungan jangka panjang untuk penderita HIV.

Redaktur: I Wayan Yoga H
 

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PM: KTT Tump-Kim di hanoi jadi tanda positif Vietnam

Hanoi (ANTARA News) – Pemilihan Vietnam sebagai tuan rumah pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada bulan ini menunjukkan bahwa negara Asia Tenggara itu menuju arah yang tepat, kata Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc, Selasa.

Pekan lalu, Trump mengatakan dia berniat menggelar pertemuan kedua dengan Kim di Ibu Kota Vietnam Hanoi pada 27-28 Februari. Pertemuan itu digelar setelah pertemuan puncak yang tidak diduga sebelumnya antara kedua pemimpin tersebut pada 11 Juni lalu di Singapura.

“Peristiwa penting ini menunjukkan bahwa lingkungan investasi Vietnam cukup baik, model pembangunan Vietnam berjalan ke arah yang tepat, serta khususnya keamanan dan keselamatan di Vietnam yang luar biasa,” kata Phuc di hadapan para pejabat pemerintahan di Bursa Efek Hanoi, demikian Reuters melaporkan.

Related News: Singapura desak Korea Utara

“Vietnam akan memperlihatkan peran internasionalnya dan melakukan yang terbaik untuk membuat nama `Vietnam` menggema di dunia,” kata Phuc.

Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Minh akan menggelar kunjungan ke Korea Utara menjelang pertemuan puncak tersebut, yaitu pada 12-14 Februari.

Model reformasi Vietnam menuai pujian saat negara itu bersiap menggelar pertemuan puncak tersebut. Vietnam dianggap menjadi contoh tepat bagi perbaikan ekonomi Korea utara yang miskin dan terisolasi.

Tahun lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Korea Utara bisa mencontoh Vietnam. Menurutnya, Trump yakin bahwa Pyongyang bisa meniru langkah Hanoi untuk menjalin hubungan yang normal dengan Washington dan mencapai kemakmuran.

Redaktur: I Wayan Yoga H/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Empat polisi tewas dalam serangan kelompok pecahan Taliban di Pakistan

Dera Ismail Khan, Pakistan (ANTARA News) – Gerembolan bersenjata melepaskan tembakan ke arah sebuah kendaraan polisi dan menewaskan pesonel kepolisian di Pakistan barat laut pada Selasa, kata pejabat.

Wilayah tempat terjadinya penyergapan tersebut pernah didera kekerasan gerilyawan namun telah tenang sejak militer melakukan penumpasan.

Penyergapan yang dilakukan oleh kelompok pecahan Taliban Pakistan Hizbul Ahrar itu adalah serangan besar pertama di Distrik Dera Ismail Khan di Khyber Pakhtunkhwa. Serangan mematikan sebelumnya terjadi saat pemboman bunuh diri yang menewaskan seorang calon pemimpin yang mengkuti pemilu Juli lalu.

“Para petugas sedang berpatroli di wilayah itu saat enam hingga tujuh orang yang menunggu mereka melepaskan tembakan ke arah kendaraan mereka,” kata pejabat senior Kepolisian Mohammad Iqbal keada Reuters.

Baca juga: Pakistan buru pelaku di balik serangan bom Lahore

“Penyerang duduk di kedai teh setempat dan melepaskan tembakan saat kendaraan polisi mendekat,” imbuhnya.

Iqbal mengatakan empat polisi meninggal dan tiga orang cedera. Salah satu korban cedera adalah pejabat senior Kepolian dan dikabarkan masih dalam kondisi kritis.

“Hari ini pembunuh Hizbul Ahrar…menjadikan kendaraan polisi sebagai target mereka,” kata juru bicara kelompok itu, Aziz Yousafzai, dalam pernyataan yang dikirimkan ke Reuters melalui Whatsapp.

Dera Ismail Khan adalah wilayah di ujung Pakistan yang berbatasan dengan Afghanistan. Wilayah itu adalah bekas wilayah kesukuan yang pernah dikuasai Taliban Pakistan sebelum operasi militer pada 2009 dan 2014 mengakhiri kekuasaan kelompok gerilyawan itu.

Redaktur: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Thailand bekukan izin TV yang terkait mantan PM Thaksin

Bangkok (ANTARA News) – Badan regulator telekomunikasi Thailand, Selasa, membekukan izin operasional stasiun TV yang memiliki hubungan dengan mantan perdana menteri terguling Thaksin Shinawatra, beberapa pekan menjelang pemilihan umum.

Badan regulator itu membekukan izin tersebut dengan alasan kekhawatiran terhadap keamanan nasional.

Program “Tonight Thailand” dan “Wake Up News” di Voice TV menyebarkan informasi yang memicu kebingungan publik serta perpecahan, kata Komisi Telekomunikasi dan Penyiaran Nasional (NBTC) tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut, demikian Reuters melaporkan.

“NBTC memerintahkan Voice TV untuk memperbaiki diri dengan membekukan izin operasional selama 15 hari,” kata Komisioner NBTC Perapong Manakit.

Related News: Dewan Nasional Thailand cabut jam malam

Pemilu 24 Maret mendatang akan mempertemukan kalangan promiliter dan loyalis Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha dengan gerakan rakyat yang dipimpin Thaksin dan para pendukungnya.

Pemilu itu menjadi pemilu pertama sejak kudeta militer pada 2014 dan digelar di tengah kekhawatiran upaya penumpasan yang dilakukan junta terhadap lawan-lawannya.

Voice TV dimiliki oleh dua anak Thaksin, yang digulingkan dalam kudeta pada 2006. Sejak 2008, Thaksin tinggal dalam pengasingan untuk menghindari dakwaan korupsi yang menurutnya bermotif politik.

Sekretaris Jenderal NBTC Takorn Tantasith mengatakan pelanggaran itu menentang undang-undang penyiaran, khususnya bagian yang berfokus pada keamanan nasional serta keamanan dan ketertiban.

Beberapa episode yang disebutkan dalam salinan perintah NBTC, yang ditayangkan Voice TV, menampilkan wawancara dengan dua calon perdana menteri dari Partai Pheu Thai naungan Thaksin.

Voice TV pernah dua kali ditutup, yaitu dua hari menjelang kudeta 2014, yang menggulingkan adik Thaksin, mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra, serta pada 2017.

Pemimpin ekeskutif Voice TV Mekin Petchplai menyebut perintah itu tidak adil dan mengatakan pihaknya akan melakukan banding dan ganti rugi senilai lebih dari 100 juta bath (seikitar Rp44,8 miliar).

“Saat negara ini bersiap menggelar pemilu dalam beberapa pekan ke depan, (hal ini) harus dihentikan karena rakyat membutuhkan berita imbang yang berkualitas untuk menentukan suara mereka,” kata Mekin.

Redaktur: I Wayan Yoga H
 

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kebakaran hotel di India tewaskan sembilan orang

New Delhi, (ANTARA News) – Hotel di ibu kota New Delhi terbakar pada Selasa pagi, menewaskan sedikitnya sembilan orang, kata petugas pemadam kebakaran.

Insiden tersebut menimbulkan pertanyaan baru tentang standar keamanan di hotel yang minim regulasi di kalangan masyarakat yang kurang mampu.

Pesta pernikahan memesan sebagian besar hotel yang memiliki 35 kamar tersebut. Seorang wanita dan seorang anak ikut tewas saat berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari jendela, Indian Express melaporkan, seperti dikitip Reuters.

Tayangan televisi menunjukkan gambar-gambar jendela yang pecah.

Wakil kepala pemadam kebakaran, Virendra Singh, mengatakan 35 orang telah diselamatkan dari hotel yang berlokasi di tempat perbelanjaan Krol Bagh. Sebagian besar korban masih tertidur saat terjadi kebakaran, yang diyakini berasal dari arus pendek listrik.

Pihak berwenang di Delhi kerap melakukan sidak untuk menegakan peraturan pembangunan, tindakan keselamatan kebakaran dan prosedur evakuasi. Namun sayang, langkah-langkah tersebut tidak mampu mendeteksi pelanggaran yang merajalela oleh para pembangun di ibu kota yang berkembang pesat dan dihuni lebih dari 18 juta penduduk tersebut.

Pekan lalu, kebakaran melanda sebuah rumah sakit di pinggiran Delhi sehingga menyebabkan evakuasi darurat terhadap pasien. Tidak ada korban tewas ataupun terluka dalam insiden tersebut.

penyunting: Asri Mayang Sari

Baca juga: Sembilan orang tewas akibat ledakan pabrik kembang api di India
Baca juga: Empat anggota keluarga tewas dalam kebakaran di New Delhi

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arus balik Imlek menuju Beijing terhambat salju

Beijing (ANTARA News) – Arus balik para pemudik Tahun Baru Imlek dari berbagai daerah di China menuju Beijing terhambat hujan salju yang turun sejak Selasa pagi hingga malam.

Seluruh wilayah Ibu Kota itu dilanda hujan salju besar dengan intensitas 0,4-3 milimeter, demikian stasiun meteorologi setempat. Mobil warga diparkir di kawasan permukiman padat penduduk Dongzhimen Nei setelah adanya peringatan dari Stasiun Meteorologi Beijing, Selasa (12/2/2019), agar terhindar dari kecelakaan karena permukaan jalan raya licin. (M. Irfan Ilmie)
Stasiun meteorologi mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati agar terhindar dari kecelakaan karena permukaan aspal licin.

Dinas Perhubungan Kota Beijing menutup sementara tiga jalur bus dengan menambah frekuensi perjalanan kereta bawah tanah (subway) untuk mengatasi lonjakan para penumpang yang baru pulang dari kampung halamannya setelah liburan Imlek.

Kepala Prakiraan Cuaca Stasiun Meteorologi Kota Beijing Ma Xiaohui memperkirakan hujan salju baru akan reda pada Selasa tengah malam, namun masih akan terjadi lagi pada Kamis (14/2) depan.

Badan Meteorologi Nasional (NMC) juga memperkirakan hujan salju masih akan melanda wilayah utara, baratdaya, dan baratlaut China pada tiga hari mendatang sebagaimana dikutip media resmi setempat.

Sementara itu, sebagian besar masyarakat Kota Beijing menikmati hujan salju dengan berkumpul bersama keluarga di beberapa tempat terbuka.

Antaranews mengamati beberapa objek wisata dan taman dipadati para orang tua dan anak-anak untuk bermain salju.

Bahkan Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun berkumpul di halaman Kedutaan Besar RI di Beijing bersama para staf.

“Menyapa salju besar pertama ala Beijing,” tulis Dubes Djauhari di akun instagramnya.

Baca juga: Hujan salju warnai hari kedua Imlek di Beijing

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Australia sambut pesepak bola Bahrain yang dibebaskan dari penjara Thailand

Sydney (ANTARA News) – Seorang pengungsi asal Bahrain yang berprofesi sebagai pesepak bola dan ditahan di satu penjara Thailand selama lebih dua bulan atas permintaan negara Teluk itu, tiba di Kota Melbourne, Australia, dari Bangkok pada Selasa, menurut televisi Australia.

Hakeem Al Araibi, 25 tahun, yang melarikan diri dari Bahrain dan menerima status pengungsi di Australia, dibebaskan dari penjara pada Senin.

Pihak berwenang di Bahrain menuduh Araibi terlibat dalam kejahatan dalam protes-protes Kebangkitan Arab pada 2011. Tuduhan-tuduhan tersebut dibantahnya, demikian menurut Reuters.

“Australia adalah negaraku. Saya belum punya kenegaraan, tetapi negaraku adalah Australia … Saya cinta Australia,” kata Araibi setelah ia turun dari pesawat di bandara udara Melbourne dengan menggunakan penerbangan Thai Airways.

Ratusan pendukung berteriak untuk merangkulnya, rekaman TV menunjukkan. Ia mengenakan kaos Pascoe Vale, tim semi-profesional tempat dia bermain di Melbourne, kota terbesar kedua di Australia.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya, yang menyambut dia dengan ujaran,”Selamat datang Hakeem!”

Araibi ditangkap di Bangkok pada November ketika ia dan istrinya sedang berbulan madu setelah Interpol mengeluarkan permintaan Bahrain.

Penangkapannya mengundang kecaman internasional. Bahrain, yang berada di bawah tekanan diplomatik, setuju membatalkan usahanya agar dia diekstradisi dari Thailand.

Baca juga: Australia batal ke Thailand sebagai bentuk dukungan terhadap Hakeem al-Araibi

Surat dari penyelam

Dua penyelam Australia yang membantu menyelamatkan 12 anak-anak dan asisten pelatih Thailand dari gua yang banjir telah menulis ke perdana menteri Thailand meminta pembebasan Araibi yang berstatus pengungsi di Australia, media melaporkan pada Sabtu (9/2).

Penyelam Richard Harris dan Craig Challen diberi penghargaan sebagai “Australians of the Year” pada Januari atas pertolongan mereka untuk menyelamatkan tim sepak bola yunior dan asisten pelatihnya yang terperangkap di gua Tham Luang Thailand pada July.

Mereka bergabung dalam kampanye untuk menekan pembebasan Araibi, dengan menulis sepucuk surat kepada PM Prayuth Chan-ocha, ABC News melaporkan. Challen membenarkan sepucuk surat telah dikirim tapi menolak memberikan informasi lagi ketika dihubungi Reuters pada Sabtu.

Seorang juru bicara perdana menteri Thailand tak segera bersedia memberikan komentar.

penyunting: M. Anthoni/Maria D. Andriana

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

17.264 warga China dilarang menyetir seumur hidup

Untuk mengenali para “sopir bayaran” tersebut sangatlah mudah karena mereka menggunakan sepeda listrik kecil yang bisa dilipat, mengenakan helm separuh kepala, dan rompi berstiker menyala.

Beijing (ANTARA News) – Sebanyak 17.264 warga China dilarang mengemudikan mobil seumur hidup sejak 2018, demikian Kementerian Keamanan Publik (MPS) di Beijing.
     
Data MPS yang dipantau Antara dari sejumlah saluran media resmi, Senin, menyebutkan dari 17.264 orang, sebanyak 5.149 orang dikenai larangan karena kedapatan mengemudikan kendaraan roda empat dalam kondisi mabuk sehingga  menyebabkan kecelakaan serius dan mennghadapi tuntutan tindak kejahatan.
     
Kemudian sisanya, sebanyak 12.115 orang yang dicabut lisensi mengemudinya itu karena terlibat kasus tabrak lari.
     
Meskipun demikian, menurut MPS jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2018 menurun 0,9 persen dibandingkan pada 2017.
     
Jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas juga menurun sekitar 44,4 persen, demikian data MPS.
     
Sepanjang 2018, pemerintah China telah mengeluarkan nomor kendaraan bermotor baru sebanyak 22,85 juta dan surat izin mengemudi sebesar 22,55 juta.
     
Selama tahun lalu pula sepanjang 85.000 kilometer jalan raya mulai dibuka untuk masyarakat umum.
     
MPS memprediksi sekitar 2,46 miliar trip akan menggunakan jalan raya sepanjang tahun ini seiring dengan makin banyaknya jalan-jalan baru.
     
Terkait dengan sanksi keras bagi pengemudi yang mengoperasikan kendaraan dalam keadaan mabuk, terdapat sekelompok masyarakat yang menjual jasa pengantaran yang menyasar konsumen bermobil pribadi.
     
Berdasarkan pengamatan Antara di beberapa lokasi strategis, di Beijing, mereka biasanya mangkal pada malam hari.
     
Untuk mengenali para “sopir bayaran” tersebut sangatlah mudah karena mereka menggunakan sepeda listrik kecil yang bisa dilipat, mengenakan helm separuh kepala, dan rompi berstiker menyala.   
     
Mereka berkumpul secara berkelompok di depan restoran, hotel, karaoke, dan tempat hiburan lainnya mulai pukul 20.00 waktu setempat hingga subuh. (T.M038)

https://www.antaranews.com/berita/794022/antrean-pelat-nomor-kendaraan-beijing-mencapai-delapan-tahun

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

China klaim pemusik Uighur masih hidup

Beijing, 12/2 (ANTARA News) – Pemerintah China mengklaim pemusik dan penyair beretnins Uighur, Abdurehim Heyit, masih hidup dan dalam keadaan sehat.

Klaim tersebut sekaligus membantah tuduhan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy atas kematian Heyit di dalam penjara China.

“Turki telah membuat tuduhan yang tidak berdasar dan tidak masuk akal. Semuanya tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Jubir Kemlu China Hua Chunying di Beijing, Senin (11/2).

Kedutaan China di Turki, Minggu (10/2), menyatakan bahwa Heyit yang kini berusia 57 tahun itu ditangkap atas tuduhan mengancam stabilitas keamanan nasional.

Baca juga: Pertemuan pimpinan parlemen China-Indonesia singgung isu Uighur

“Yang terpenting dari hak seseorang harus berdasarkan hak asasi manusia. Terorisme dan ekstremisme sangat mengancam hak asasi manusia dan keamanaan semua orang di Xinjiang (daerah otonomi yang mayoritas penduduknya beretnis Uighur),” demikian pernyataan Kedubes seperti dikutip Global Times.

China dan Turki sama-sama sedang berupaya mengatasi terorisme di negaranya masing-masing, menurut pemberitaan Reuters.

“Kami menentang standar ganda mengenai antiterorisme dan berharap Turki bisa memahami tindakan terorisme dan deekstremisme yang telah diambil oleh China,” kata pernyataan tersebut.

Jubir Aksoy pada Minggu (10/2) mendesak China agar menutup kamp-kamp pendidikan vokasi yang menampung kaum etnis Uighur di beberapa daerah di Xinjiang karena dianggap mencederai asas kemanusiaan.

Kamp-kamp yang dibangun pada 2017 tersebut juga mendapatkan sorotan dari berbagai negara di dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa atas dugaan pelanggaran HAM.

Namun Kedubes China menyatakan bahwa kamp tersebut bukan tempat pengasingan dan terbuka bagi siapa pun karena baru saja kamp-kamp itu juga dikunjungi sejumlah diplomat dan jurnalis dari 12 negara, termasuk Turki.

Sementara Prof Zan Tao dari Peking University menganggap bahwa membawa isu Xinjiang akan membantu pemerintahan Erdogan dalam pemilu di Turki pada Maret mendatang.

“Isu Xinjiang sebenarnya bukan persoalan utama hubungan China-Turki,” kata Ketua Jurusan Asia Tengah Lanzhou University Yang Shu.

Baca juga: Menyibak gelap lorong Kamp Vokasi Uighur Xinjiang (bagian 1)

Baca juga: Menyibak gelap lorong Kamp Vokasi Uighur Xinjiang (Bagian 2 – Habis)

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia bantu identifikasi korban mutilasi di Malaysia

Jakarta (ANTARA News) – KBRI Kuala Lumpur terus memberikan dukungan kepada Polisi Diraja Malaysia (PDRM) dalam proses identifikasi dua korban mutilasi di Sungai Buloh, Selangor.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa, menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia fokus pada identifikasi korban agar dapat dipastikan identitas serta kewarganegaraan korban.

“Dugaan bahwa kedua korban adalah WNI sejauh ini baru didasarkan pada pengaduan kehilangan kontak yang disampaikan oleh dua orang WNI kepada KBRI Kuala Lumpur setelah ditemukannya dua jenazah serta identifikasi visual,” kata Iqbal.

KBRI sudah membantu pengiriman sampel DNA keluarga dan data sidik jari kepada PDRM sehingga proses identifikasi diharapkan dapat selesai dan disimpulkan segera.

“Betul sudah ada yang ditahan untuk dimintai keterangan, tetapi Kepolisian Malaysia belum bisa membuat kesimpulan karena prosesnya masih berlangsung,” Iqbal melanjutkan.

Dua jenazah diduga atas nama Nuryanto asal Bandung, dan stafnya Ai Munawaroh ditemukan di Sungai Buloh, Negara Bagian Selangor, pada 27 Januari 2019.

Saat ditemukan di pinggir sungai, kondisi jenazah yang dimutilasi sudah rusak dan mengeluarkan bau busuk. Hal ini menyebabkan kedua korban sulit dikenali.

Menurut keterangan pihak keluarga, Nuryanto yang merupakan pengusaha tekstil, berangkat ke Malaysia pada 17 Januari untuk urusan bisnis.

Namun, keluarga kehilangan kontak dengan Nuryanto pada 22 Januari 2019.

Baca juga: Polisi Malaysia ambil sampel DNA WNI diduga korban mutilasi

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Belasan ribu warga China dilarang menyetir seumur hidup

Beijing (ANTARA News) – Sebanyak 17.264 warga China dilarang mengemudikan mobil seumur hidup sejak 2018, demikian diungkapkan Kementerian Keamanan Publik (MPS) setempat.

Data MPS yang dipantau Antara dari sejumlah saluran media resmi, Senin, menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 5.149 orang dikenai larangan karena kedapatan mengemudikan kendaraan roda empat dalam kondisi mabuk hingga menyebabkan kecelakaan serius dan mereka menghadapi tuntutan tindak kejahatan.

Sisanya, sebanyak 12.115 orang, dicabut lisensi mengemudinya karena terlibat kasus tabrak lari. 

Meskipun demikian, menurut MPS jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2018 menurun 0,9 persen dibandingkan pada 2017. 

Jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas juga menurun sekitar 44,4 persen, demikian data MPS. 

Sepanjang 2018, pemerintah China telah mengeluarkan nomor kendaraan bermotor baru sebanyak 22,85 juta dan surat izin mengemudi sebesar 22,55 juta. 

Selama tahun lalu pula, sepanjang 85.000 kilometer jalan raya mulai dibuka untuk masyarakat umum. 

MPS memprediksi sekitar 2,46 miliar trip akan menggunakan jalan raya sepanjang tahun ini seiring dengan makin banyaknya jalan-jalan baru. 

Terkait dengan sanksi keras bagi pengemudi yang mengoperasikan kendaraan dalam keadaan mabuk, terdapat sekelompok masyarakat yang menjual jasa pengantaran yang menyasar konsumen bermobil pribadi.

Berdasarkan pengamatan Antara di beberapa lokasi strategis, di Beijing, mereka biasanya mangkal pada malam hari. 

Untuk mengenali para “sopir bayaran” tersebut sangatlah mudah karena mereka menggunakan sepeda listrik kecil yang bisa dilipat, mengenakan helm separuh kepala, dan rompi berstiker menyala.

Mereka berkumpul secara berkelompok di depan restoran, hotel, karaoke, dan tempat hiburan lainnya mulai pukul 20.00 waktu setempat hingga subuh.

Baca juga: Anak Umur 6 Tahun “Mengemudi”, Empat Kendaraan Rusak

Baca juga: Singapura akan deportasi 29 sopir bus China

Pewarta:
Editor: Maria Dian A
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi Malaysia ambil sampel DNA WNI diduga korban mutilasi

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Polisi Diraja Malaysia (PDRM) telah mengambil sampel DNA kedua keluarga warga negara Indonesia yang diduga menjadi korban mutilasi di Sungai Buloh, Selangor.

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Yusron B Ambary, mengemukakan hal itu, Senin, sehubungan dengan adanya pemberitaan WNI yang diduga menjadi korban mutilasi.

“Hingga saat ini, pihak PDRM masih terus berupaya untuk mengidentifikasi identitas kedua jenazah yang ditemukan pada tanggal 27 Januari 2019 di Sungai Buloh. PDRM telah mengambil sampel DNA dari WNI yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya,” kata dia.

Pihak KBRI Lumpur terus berkoordinasi secara intensif dengan PDRM dan telah berkomunikasi dengan kedua keluarga WNI yang melaporkan hilangnya anggota keluarganya selama berada di Malaysia.

“Bekerja sama dengan KBRI Kuala Lumpur, PDRM juga telah menyerahkan data sidik jari salah satu korban yang ditemukan guna pencocokan rekam data sidik jari salah satu WNI yang dilaporkan hilang. Data sidik jari telah dikirim ke Indonesia untuk proses pencocokan sidik jari WNI,” ujar dia.

KBRI Kuala Lumpur, lanjut dia, akan terus bekerja sama dengan PDRM untuk penanganan kasus mutilasi ini.

Terkait kepastian kedua korban WNI, KBRI Kuala Lumpur akan memberikan bantuan pelindungan yang diperlukan secara maksimal meliputi penanganan jenazah korban dan tindak lanjut penanganan hukum atas kasus tersebut.

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Partai pengusung puteri Thailand sebagai perdana menteri hadapi pelarangan

Bangkok (Antara/Reuters) – Partai politik Thailand yang mengusung pencalonan seorang puteri kerajaan sebagai perdana menteri menghadapi pelarangan ikut pemilu pada Maret, setelah seorang aktivis mengumumkan pada Minggu (10/2) akan mengajukan petisi untuk membubarkan partai itu.

Komisi Pemilihan Umum Thailand mengadakan rapat pada Senin untuk mempertimbangkan pencalonan Puteri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi (67) yang menghebohkan negara itu pada Jumat (8/2). Puteri Ubolratana mengatakan akan jadi calon perdana menteri dari partai yang berpihak kepada mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra yang digulingkan.

Pencalonan kakak Raja Thailand, yang telah membintangi opera sabun dan film laga serta menyerahkan gelar kerajaan setelah menikah dengan warga negara Amerika, oleh partai pro-Thaksin merupakan langkah mengagetkan dalam menghadapi pertarungan politk jelang pemilu.

Pada Minggu, seorang aktivis mengatakan ia akan mengajukan petisi untuk mendiskualifikasi Partai Thai Raksa Chart yang mencalonkan Puteri Ubolratana.

“Pengumuman kerajaan memperjelas bahwa partai itu melanggar undang-undang pemilihan,” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi bagi Perlindungan Konstitusi Srisuwan Janya kepada Reuters.

Srisuwan menambahkan, keluhannya kepada Komisi Pemilihan Umum adalah agar merekomendasikan pembubaran partai itu kepada Mahkamah Konstitusi.

Ketua Eksekutif Thai Raksa Chart Chaturon Chaisaeng menolak berkomentar tentang permintaan pembubaran itu. Partai tersebut dalam pernyataan pada Sabtu (9/2), mengatakan pihaknya “menerima dengan terbuka” pesan raja dan akan mematuhi peraturan pemilihan serta setia kepada tradisi.

Keluarga Kerajaan Thailand memiliki tradisi yang sudah berlangsung lama dalam menjauhkan diri dari politik, dan undang-undang pemilihan umum melarang partai-partai menggunakan kerajaan dalam kampanye mereka.

Partai-partai yang setia kepada mantan taipan telekomunikasi Thaksin telah mengalahkan partai-partai pro-kemapanan dalam tiap pemilihan sejak 2001, tetapi tiap kali pula dilengserkan melalui keputusan pengadilan atau kudeta.

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Turki imbau China tutup kamp pengasingan bagi orang Islam

Istanbul (ANTARA News) – Turki mengimbau China agar menutup kamp-kamp pengasingannya bagi orang-orang Islam, dengan mengatakan kamp-kamp tersebut yang dilaporkan menampung sejuta orang etnis Uighur merupakan sesuatu “yang mengecewakan bagi kemanusiaan”.

Pekan lalu, para pegiat hak asasi manusia mendesak negara-negara Eropa dan Islam untuk memprakarsai pembentukan investigasi PBB atas penahanan dan “indoktrinasi paksa” China terhadap hingga satu juta orang Uighur, yang berbicara bahasa Turki, dan orang-orang Islam lain di Provinsi Xinjiang.

“Kebijakan asimilasi sistematis terhadap orang-orang Turki Uighur yang dilakukan penguasa China merupakan suatu yang mengecewakan bagi kemanusiaan,” kata Hami Aksoy, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, dalam satu pernyataaan pada Sabtu (9/2) malam, demikian Reuters melaporkan.

“Ini bukan rahasia lagi bahwa lebih satu juta orang Turki Uighur yang mengalami penangkapan serampangan menerima siksaan dan pencucian otak di kamp-kamp pengasingan dan penjara-penjara,” kata Aksoy.

Baca juga: Ribuan Orang Turki Demo Dukung Minoritas Uighur China

Baca juga: China Tolak Usul Turki Bicarakan Xinjiang di PBB

Tanggapan Turki tersebut disampaikan setelah kematian musisi dan penyair Uighur, Abdurehim Heyit, dalam tahanan.

Beijing menghadapi tekanan internasional yang meningkat atas program yang disebutnya “deradikalisasi” di provinsi di bagian barat jauh negara itu.

Ankara menyerukan masyarakat internasional dan sekretaris jenderal PBB untuk mengambil tindakan.

China mengatakan pihaknya melindungi agama dan budaya minoritas etnisnya dan langkah-langkah keamanan di Xinjiang diperlukan untuk menghadapi kelompok-kelompok yang memicu kekerasan di sana.

Redaktur: Tia Mutiasari

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

250 gempa getarkan Filipina selatan sejak Jumat

Manila (ANTARA News) – Hampir 250 gempa terus menggetarkan sebuah kota kecil di Provinsi Surigao del Norte di Filipina selatan sejak Jumat (8/2), kata Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), Minggu.

Sebuah gempa berkekuatan 5,5 Magnitudo yang muncul pada pukul 06.21 waktu setempat tercatat sebagai gempa terkuat pada Minggu. Gempa tersebut mengguncang bagian utara General Luna, yaitu sebuah kota di Provinsi Surigao del Norte, pada kedalaman 44 kilometer.

Phivolcs menambahkan bahwa sudah 60 gempa susulan yang tercatat pada Minggu.

Gempa 5,9 Magnitudo pada Jumat pukul 07.55 setempat mengguncang bagian tenggara Kota General Luna pada kedalaman 19 kilometer.

Pada Sabtu, General Luna juga digetarkan lebih dari 130 gempa.

Institut tersebut mengatakan getaran-getaran itu, yang berawal dari gempa tektonik, diperkirakan tidak akan menimbulkan kerusakan.

Hingga Minggu sore, tidak ada laporan dari badan-badan penanggulangan bencana di Filipina soal kerusakan yang ditimbulkan gempa.

Baca juga: Warga Kepulauan Talaud dan Sangihe-Sulut merasakan gempa 7,1 SR di Filipina

 
Sumber: Xinhua-OANA
Penyunting: Tia Mutiasari/Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Festival es Beijing bawa korban, panda Chengdu nyaris terkam pengunjung

Beijing (ANTARA News) – Insiden runtuhnya bongkahan batu perbukitan di festival lentera es di Beijing membawa korban sementara penghuni Pusat Penelitian dan Pengembangbiakan Panda Raksasa di Chengdu, China, nyaris menerkam seorang pengunjung.

Runtuhnya bongkahan batu di arena festival lentera es di kawasan objek wisata Lembah Longqing, Distrik Yanqing, Beijing, Jumat (8/2) malam, menewaskan seorang pengunjung dan melukai 12 lainnya.

Di antara korban luka, tidak satu pun yang kritis. Sebanyak tujuh korban luka sudah diizinkan meninggalkan rumah sakit, demikian dinyatakan pihak otoritas Distrik Yanqing.

Batu perbukitan runtuh menimpa atap ruang pameran lentera es yang dipadati para pengunjung pada Jumat pukul 20.07 waktu setempat (19.07) WIB, demikian Xinhua melaporkan, Sabtu (9/2).

Para pengunjung langsung dievakuasi. Objek wisata tersebut ditutup mulai Sabtu guna penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, seorang bocah perempuan terjatuh ke dalam areal penangkaran panda di Chengdu, Provinsi Sichuan.

Di areal penangkaran, yang berkedalaman 2 meter dari tempat berdiri para pengunjung, itu terdapat tiga ekor panda di dekat bocah tersebut.

Petugas keamanan menjulurkan bambu, sayangnya anak itu gagal meraihnya untuk pegangan sehingga ia gagal ditarik.

Saat sekawanan panda itu hendak mendekat, petugas keamanan berhasil meraih tangan bocah perempuan berbaju merah itu hingga berhasil diselamatkan.

Sejumlah saksi mata menuturkan bahwa gadis kecil itu tiba-tiba terjatuh saat kedua orang tuanya membiarkannya berdiri di atas dinding pembatas agar leluasa melihat panda.

Korban tidak sampai terluka dan insiden itu tidak sampai membuat panda-panda terusik, demikian dinyatakan pihak kebun binatang di Ibu Kota Provinsi Sichuan itu, sebagaimana dikutip Radio Internasional China (CRI), Minggu.

Kebun binatang sekaligus pusat penangkaran panda di pinggiran Kota Chengdu selalu ramai pengunjung.

Pada libur akhir pekan, jumlah pengunjung bisa mencapai 10 ribu orang per hari, namun pada musim libur Tahun Baru Imlek bisa mencapai 40 ribu orang per hari, kata Humas Pemerintah Kota Chengdu kepada Antara belum lama ini.

Selain objek wisata, berbagai pusat keramaian yang khusus digelar selama libur Imlek di China ramai oleh pengunjung.

Taman Chaoyang, Beijing, dari pagi hingga petang tidak pernah sepi oleh warga Ibu Kota yang tidak mudik ke kampung halaman.

Di kawasan hijau terbuka, yang dibelah Sungai Liangmahe, itu terdapat beragam wahana hiburan dan permainan. Namun selama musim liburan Imlek, kios-kios didirikan para pedagang mainan, bunga, buku dan makanan ringan, selain ada panggung hiburan musik. 

Baca juga: Dua panda raksasa bertolak dari Chengdu ke Jakarta
 

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kebakaran hutan Selandia Baru belum tunjukkan tanda mereda

Sydney (ANTARA News) – Angin yang bertiup kuat pada Ahad diperkirakan mengipasi kebakaran hutan yang telah berlangsung selama sepekan di Pulau Selatan, Selandia Baru, memaksa ribuan orang meninggalkan rumah-rumah mereka, kata para pejabat.

Kebakaran Pigeon Valley melingkupi kawasan seluas 2.300 hektare dengan perimeter 25 km, kata Pertahanan Sipil Selandia Baru dalam pernyataan di lamannya.

Sejauh ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa dan hanya satu rumah hancur.

“Ada kecemasan angin diprediksi bertiup kuat siang ini, yang akan menguji garis-garis kendali,” kata lembaga itu.

Pada Ahad pagi, 155 personel pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api di lapangan dengan dukungan dari 23 helikopter dan tiga pesawat, katanya.

Usaha tersebut tercatat sebagai pemadaman terbesar melalui udara di selandia Baru.

Hingga 3.000 orang terpaksa meninggalkan kawasan Wakefield dan Pigeon Valley, kata Roger Ball, pengendali Pertahanan Sipil Selandia Baru dalam jumpa pers, Sabtu (9/2).

Lebih banyak orang mungkin terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka pada Ahad.

Manajer Komunikasi Palang Merah Selandia Baru Ellie van Baaren mengatakan mereka yang dievakuasi merasa kelelahan dan frustrasi.

“Ketika Anda terpaksa meninggalkan rumah Anda dan dalam beberapa kasus juga meninggalkan ternak dan binatang Anda dan Anda tidak tahu apa yang terjadi pada mereka, dan Anda tinggal bersama teman-teman dan keluarga, kemudian situasi tak menentu bagi siapa pun,” kata dia kepada Reuters lewat telepon.

Banyak dari kawasan yang terkena dampak di selatan Nelson digunakan untuk kehutanan tetapi juga banyak ladang kecil di sana. Sejumlah ternak juga dipindahkan untuk keamanan mereka.

Kebakaran mulai terjadi pada Senin dan Selasa dan dengan cepat menyebar. Pada Rabu, pihak berwenang menyatakan keadaan darurat.

 Baca juga: Selandia Baru tawarkan teknologi penanganan kebakaran hutan

Sumber: Reuters
Penyunting: Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Korsel penuhi tuntutan Trump untuk bayar lebih pasukan AS

Seoul (ANTARA News) – Para pejabat pada Minggu menandatangani perjanjian jangka pendek untuk meningkatkan sumbangan Korea Selatan dalam rangka memelihara keberadaan pasukan Amerika Serikat di Semenanjung Korea.

Perjanjian dicapai setelah kesepakatan sebelumnya anjlok di tengah tuntutan Presiden AS Donald Trump agar Korsel membayar lebih.

Perjanjian baru tersebut masih harus mendapatkan persetujuan dari parlemen Korea Selatan.

Jika disetujui, Korsel akan meningkatkan jumlah sumbangannya menjadi 1,03 triliun won (sekitar Rp12,97 triliun) dari 960 miliar won (Rp11,92 triliun) pada 2018.

Tidak seperti kesepakatan-kesepakatan sebelumnya, yang berlaku untuk lima tahun, perjanjian kali ini dijadwalkan berakhir dalam waktu satu tahun. Keadaan itu kemungkinan akan mendorong kedua pihak untuk kembali ke meja perundingan dalam beberapa bulan.

“Prosesnya panjang, tapi akhirnya ini proses yang sangat sukses,” kata Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kyung-wha kepada awak media di depan para pejabat Kementerian Luar Negeri yang mengawali perjanjian.

Kyung-wha menyadari ada kritik yang terus bergulir di dalam negeri menyangkut perjanjian baru itu dan bahwa kesepakatan harus mendapatkan persetujuan dari parlemen. Ia mengatakan tanggapan yang ada “sejauh ini positif”.

Penasihat senior Departemen Luar Negeri Urusan Perundingan dan Perjanjian Keamanan, Timothy Betts, melakukan pertemuan dengan Kang sebelum perjanjian ditandatangi.

Betts mengatakan kepada awak media bahwa dana tersebut merupakan sumbangan kecil namun penting dari Korea Selatan dalam mendukung persekutuan.

“Pemerintah Amerika Serikat menyadari bahwa Korea Selatan melakukan banyak hal bagi persekutuan kita serta bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan ini,” katanya.

Sekitar 280.500 pasukan AS ditempatkan di Korsel, tempat AS memelihara keberadaan militernya sejak Perang Korea 1950-1953.

Persekutuan mereka sebelumnya bergelut untuk mencapai terobosan dalam 10 putaran perundingan sejak Maret sementara Donald Trump terus-terusan mendesak agar Korea Selatan menambah sumbangannya dalam jumlah besar.

Trump mengatakan dalam pidato `State of the Union` di Kongres pada Selasa pekan lalu bahwa ia akan melakukan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada 27-28 Februari di Vietnam setelah keduanya bertemu di Singapura pada Juni tahun lalu.

Setelah pertemuan pada Juni itu, Trump mengumumkan penghentian latihan perang bersama dengan Korea Selatan dengan alasan mahal dan AS menanggung sebagian besar biayanya.
 
Baca juga: Amerika Serikat-Korea Selatan akan umumkan penangguhan latihan militer besar

Sumber: Reuters
Penyunting: Tia Mutiasari/Mohamad Anthoni

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pegiat Myanmar ditangkap setelah protes patung pahlawan kemerdekaan

Yangon (ANTARA News) – Sejumlah pegiat di bagian timur Myanmar menghadapi dakwaan-dakwaan mengadakan pertemuan tanpa izin, kata seorang pemimpin pegiat pada Jumat (8/2), setelah polisi membubarkan protes paling terbaru menentang pembangunan sebuah patung Aung San, pahlawan kemerdekaan dan ayah pemimpin negara itu Aung San Suu Kyi.

Polisi menahan 36 orang pada Kamis di luar markas Liga Nasional bagi Demokrasi, yang dipimpin Suu Kyi, di Loikaw, ibu kota negara bagian Kayah, kata Di Di, juru bicara Komite Kamp Protes Gerakan Pemuda Karen.

Ditambahkan, 10 orang lagi ditangkap pada Jumat.

Satu video yang diunggah di Facebook kelompok lain, Uni Pemuda Negara Karen, menunjukkan polisi menarik paksa sejumlah pemuda dan pemudi yang duduk ketika mereka menyanyikan lagu protes. Video itu tidak diverifikasi secara mandiri oleh Reuters.

Seorang petugas keamanan yang menjawab telepon di kantor polisi Loikaw menolak berkomentar, dan para pejabat negara bagian itu tidak dapat dihubungi.

Baca juga: Kepala perwakilan PBB di Myanmar khawatirkan bentrokan di Rakhine

Protes-protes mulai berlangsung tahun lalu setelah pemerintah Kayah mengumumkan rencana-rencana membuat patung berwarna emas Jenderal Aung San menunggang seekor kuda, yang diresmikan bulan ini.

Para anggota minoritas Karen menentang monumen seorang pemimpin dari mayoritas Burma di negara itu.

Aung San, pendiri angkatan bersenjata Myanmar, dipandang telah menyatukan suku-suku minoritas di negara itu sebelum pembunuhannya pada 1947. Namun, kelompok-kelompok minoritas mengatakan tujuan dari pembentukan sistem federal yang adil belum tercapai.

Puterinya, Suu Kyi, menang dalam pemilihan pada 2015 tapi berbagi kekuasaan dengan militer. Ia memerlukan dukungan dari kawasan-kawasan kelompok minoritas agar menang dalam pemilihan tahun depan dan menjamin perdamaian dengan kelompok-kelompok bersenjata yang berjuang demi hak-hak minoritas dan otonomi.

(Uu.SYS/B/M016/G003) 09-02-2019 14:33:21

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penyelam Australia himbau pembebasan peman sepak bola Bahrain

Sydney (ANTARA News) – Dua penyelam Australia yang membantu menyelamatkan 12 anak-anak dan asisten pelatih Thailand dari gua yang banjir telah menulis ke perdana menteri Thailand meminta pembebasan seorang pesepak bola Bahrain dengan status pengungsi di Australia, media melaporkan pada Sabtu.

Kasus Hakeem Al Araibi, 25 tahun, telah mengundang kritik internasional sementara satu pengadilan Thailand memandang permintaan ekstradisi dari Bahrain untuk dia guna menjalani hukuman 10 tahun terkait dengan pergolakan Musim Semi Arab pada 2011. Ia membantah dkwaan-dakwaan tersebut.

Ia ditangkap di bandar udara Bangkok pada November ketika tiba dari Australia beserta istrinya untuk berbulan madu. Ia mengatakan menghadapi siksaan di Bahrain dan ingin kembali ke Australia, tempat dia tinggal sejak 2014 dan bermain untuk klub sepak bola Melbourne, demikian Reuters melaporkan.

Penyelam Richard Harris dan Craig Challen diberi penghargaan sebagai “Australians of the Year” pada Januari atas pertolongan mereka untuk menyelamatkan tim sepak bola yunior dan asisten pelatihnya yang terperangkap di gua Tham Luang Thailand pada July.

Baca juga: Australia batal ke Thailand sebagai bentuk dukungan terhadap Hakeem al-Araibi

Mereka sekarang bergabung dalam kampanye untuk menekan pembebasan Araibi, dengan menulis sepucuk surat kepada PM Prayuth Chan-ocha, ABC News melaporkan. Challen membenarkan sepucuk surat telah dikirim tapi menolak memberikan informasi lagi ketika dihubungi Reuters pada Sabtu.

Seorang juru bicara perdana menteri Thailand tak segera bersedia memberikan komentar.

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne tidak akan mengomentari surat itu ketika ditanya wartawan dalam jumpa pers di Selandia Baru, tetapi mengatakan pemerintah sedang memantau proses hukum dan membantu pengacara Araibi.

“Berkaitan dengan langkah yang dibuat dengan pemerintah Thailand, kami telah berusaha hingga ke level tertinggi untuk menjamin Tuan Al Araibi kembali ke rumahnya di Melbourne, teman-teman dan keluarganya sesegera mungkin,” kata dia.

Para pesepak bola dan organisasi-organisasi di seluruh dunia, termasuk FIFA dan serikat pesepak bola internasional FIFPro telah menyerukan pembebasan Araibi.

Kedutaan Bahrain di Bangkok mengatakan Araibi adalah buronan yang harus dikembalikan. Araibi sebagai tersangka melakukan pengrusakan kantor polisi dalam protes-protes anti-pemerintah di Bahrain pada 2011 dan dijatuhi hukuman in absentia setelah dia melarikan diri.

Dia membantah dakwaan-dakwaan tersebut, dengan mengatakan dia sedang bermain pertandingan sepakbola yang disiarkan televisi pada saat kantor polisi itu diserang.

Human Rights Watch yang berkedudukan di New York telah mengatakan Araibi disiksa pihak berwenang Bahrain karena aktivitas politik saudaranya dalam protes-protes pada 2011. Pihak Bahrain membantah tuduhan-tuduhan penyiksaan itu.

Redaktur: Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seorang remaja selamat setelah dua hari tertimbun reruntuhan rumah susun di Istanbul

Ankara (Antara/Reuters) – Seorang remaja laki-laki ditemukan selamat dari reruntuhan rumah susun berlantai delapan di Istanbul, Turki, hampir 48 jam setelah bangunan tersebut roboh.

Remaja laki-laki berusia 16 tahun itu diselamatkan pada Jumat (8/2) pagi, menurut siaran dari lokasi kejadian.

Jumlah korban meninggal naik menjadi 14 orang dan 11 orang lain masih belum ditemukan, kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu.

Gedung permukiman itu, di kawasan Distrik Kartal, di sisi Asia kota tersebut, roboh pada Rabu (6/2).

Sebanyak 14 rumah susun terdaftar di tempat itu, tetapi tiga lantai paling atas dari bangunan tersebut dibangun secara tidak sah, kata gubernur kota itu pekan ini, dan sebuah toko tekstil beroperasi tanpa izin di pintu masuk.

Sejumlah jasad ditemukan dari reruntuhan pada Jumat, menambah jumlah korban jadi 14, kata Soylu dalam jumpa pers, dengan menambahkan bahwa 11 orang lain masih dicari regu penyelamat.

Tujuh gedung terdekat dievakuasi demi alasan-alasan keamanan pada Kamis, sementara jaksa di Istanbul melakukan penyelidikan untuk mengetahui sebab-sebab insiden tersebut.

Pewarta:
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengacara penulis Australia tuduh China hadang akses ke klien

Beijing (ANTARA News) – Dua pengacara yang direkrut oleh istri seorang warga Australia, yang ditahan oleh otoritas Beijing atas dugaan spionase, mengatakan akses mereka terhadap terduga diblokade oleh otoritas China.

Otoritas menghadang pengacara tersebut dengan alasan bahwa terduga menolak penunjukan mereka.

Yang Hengjun (53), penulis kelahiran China, ditangkap di Kota Guangzhou saat menunggu transit penerbangan ke Shanghai setelah tiba dari New York bulan lalu.

Yang dibawa ke Beijing, tempat China mengatakan Biro Keamanan Negara menangkapnya di bawah “langkah koersif,” ungkapan halus untuk penahanan. Saat itu, Yang diselidiki atas dugaan “membahayakan keamanan negara.”

Salah satu pengacaranya, Mo Shaoping, mengatakan Biro Keamanan Negara menghubunginya pada Jumat dan memberi tahu bahwa Yang tidak menerima pengacara yang ditunjuk oleh keluarganya. Mo mengatakan bahwa lembaga itu menolak permintaannya untuk memverifikasi hal itu secara pribadi dengan Yang.

Pengacara lainnya, Shang Baojun, mengatakan kepada Reuters, “Hal yang paling mengkhawatirkan bagi kami adalah apakah itu permintaan Yang Hengjun yang sebenarnya.”

Mereka berharap bisa mendapat informasi kapan pejabat konsuler Australia diizinkan menemui Yang, kata Shang.

Kementerian Luar Negeri China dalam tanggapan yang dikirim melalui faksimile atas pertanyaan terkait kasus itu mengatakan pertanyaannya harus ditujukan kepada lembaga yang berwenang terhadap kasusnya.

Meskipun demikian, pihak kementerian tidak memberikan rincian kontak lembaga yang dimaksud.

Mo sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa kliennya dicurigai atas kegiatan spionase dan berada di bawah “penahanan rumah disebuah lokasi yang ditentukan.”

Langkah penahanan khusus itu memungkinkan otoritas untuk menginterogasi tersangka selama enam bulan tanpa perlu memberikan akses terhadap perwakilan hukum.

Sejumlah kelompok hak asasi manusia mengatakan kurangnya pengawasan memicu kekhawatiran mengenai kekerasan yang dilakukan para interogator.

Baca juga: China dituduh gunakan chip mata-mata awasi perusahaan AS
Baca juga: China tahan enam WN Jepang karena dicurigai lakukan “kegiatan ilegal”

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tujuh penumpang tewas saat kereta di India anjlok

New Delhi (ANTARA News) – Tujuh orang penumpang meninggal dan sejumlah lainnya terluka ketika kecelakaan kereta api jurusan Delhi anjlok di Bihar, India timur, Minggu, kata petugas kereta api.

Sebelas gerbong dari kereta Seemanchal Express keluar rel di dekat stasiun Sahadai Buzurg, sekitar 50 kilometer dari Patna, ibu kota negara bagian tersebut, Minggu pagi, kata Kementerian Kereta Api.

Kecelakaan tersebut menjadi pertanda awal tahun yang buruk dalam masalah perkeretaapian di India.

Tahun lalu, 60 orang tewas ketika kereta komuter yang melaju kencang menabrak kerumunan orang di India utara.

Perusahaan kereta India, yang dibangun pada masa kolonial, mencatat rekor mengerikan dalam beberapa puluhan tahun dan kurang memperbarui keamanan infrastruktur dengan memprioritaskan tiket murah bagi 23 juta penumang yang memakai jaringan kereta sehari-hari.

Baca juga: Jumlah korban jiwa jadi 61 dalam bencana kereta di India
Baca juga: Perusahaan kereta India akan pasang wifi di 6.000 stasiun

Sumber: Reuters
Penyunting: Maria Dian A

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anjuran dan pantangan Imlek dalam tradisi China

“Sudah tahu kan,” kata petugas perempuan sambil menyodorkan kertas putih seukuran folio di Kantor Polisi Sektor Beixinqiao, Jumat (1/2/2019) siang.

Wajah polisi wanita yang bertugas di loket pelayanan kependudukan itu mengisyaratkan menarik kembali selembar kertas yang telanjur disodorkannya itu karena sudah berulang kali bertemu Antara.

“Ya sudah simpan saja!” ujarnya sambil menyibukkan diri di depan komputer untuk menutupi kepasrahannya.  

Di China daratan, bidang kependudukan, pencatatan sipil, dan keimigrasian, sekaligus terciptanya rasa keamanan dan ketertiban umum menjadi tanggung jawab pihak kepolisian yang kantornya disebut dengan “gong’anju” atau Departemen Keamanan Publik.

Di kantor polisi yang berada di kawasan padat permukiman itu, setiap warga yang datang untuk berbagai urusan disodori kertas putih tersebut. Bagi warga asing bertuliskan bahasa Inggris, sedangkan warga lokal sudah barang tentu beraksara Hanzi.

Selain berupa ucapan selamat, selembar kertas tersebut juga berisi larangan menyalakan kembang api. Bagi yang sudah lama tinggal di Beijing, tahu adanya larangan ini.

Hal yang sama juga dikirimkan otoritas setempat melalui layanan pesan singkat (SMS) kepada pengguna telepon seluler.

“Atas nama Partai dan Pemerintah Kota Beijing, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru (Imlek) bersama keluarga yang berbahagia. Mohon patuhi larangan dan jangan menyalakan kembang api dan petasan hingga Lingkar Lima (wilayah Kota Beijing terbagi dalam tujuh jalan lingkar atau ‘ring road’) dan kawasan terlarang lainnya,” demikian SMS yang diterima dari salah satu operator terbesar di China, Minggu (3/2/2019).

Pemkot Beijing tidak segan-segan menindak dengan tegas siapa saja yang melanggar larangan tersebut karena mereka sedang berupaya keras mengurangi polusi yang merupakan masalah klasik bagi kota setingkat provinsi berpenduduk sekitar 24 juta jiwa dengan luas wilayah sekitar 16,4 ribu kilometer persegi itu.

Tidak hanya di Ibu Kota, larangan tersebut juga berlaku di 440 kota lainnya di seluruh daratan Tiongkok. Padahal kembang api dan petasan sangat melekat dengan budaya masyarakat China dalam merefleksikan kebahagian datangnya tahun baru.

Walau begitu, Hari Raya Imlek di China tidak kehilangan pamornya. Dalam sepekan terakhir, berbagai sudut kota berhiaskan ucapan dalam berbagai bentuk dan pernik-pernik dominan warna merah serta lampu warna-warni.

Suasananya mirip dengan Lebaran Idul Fitri di Indonesia karena pusat-pusat perbelanjaan, baik modern maupun tradisional, dipadati pengunjung. Platform belanja daring juga tidak mau kalah, rabat besar-besaran ditawarkannya selama 24 jam, tujuh hari dalam sepekan. Namun, pesanan yang diterima setelah tanggal 28 Januari 2019 baru akan dikirimkan setelah tanggal 13 Februari 2019.

Stasiun kereta api, bandar udara, dan pelabuhan laut juga dipadati penumpang, baik yang mudik maupun liburan bersama keluarga tercinta. Kementerian Perhubungan setempat mengestimasi tiga miliar perjalanan akan terjadi di jalan raya, rel kereta api, jalur udara, dan jalur laut selama musim mudik Imlek yang dikenal dengan sebutan “chunyun” selama 28 Febrbuari-1 Maret 2019. Angka itu naik sekitar delapan persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
   
Tabu
Tahun Baru Imlek di China jatuh pada 5 Februari 2019. Mulai Senin (4/2/2019) seluruh perkantoran dan sekolahan, termasuk kantor perwakilan asing, tutup hingga Senin (11/2/2019).

Namun kepadatan arus mudik sudah terjadi sejak menjelang akhir bulan lalu. Suasana Kota Beijing sepi, sama seperti Kota Jakarta pada Hari Raya Idul Fitri, dan baru akan pulih seperti sedia kala pada awal bulan depan.

Tahun Baru Imlek yang disebut juga “xin chun” merupakan perayaan terbesar bagi warga China, baik di daratan, kepulauan, maupun di negara perantauan.

Selain kembang api dan petasan yang sejak dua tahun lalu dilarang dengan alasan logis, ada beberapa hal lain yang tidak bisa dinalar secara logis untuk dijauhi karena alasan tabu.

Menyapu atau membuang sampah merupakan hal yang harus dihindari pada hari pertama Imlek. Kalau sampai itu dilakukan berarti seseorang telah membuang keberuntungan dan harta kekayaan dari rumahnya.

Namun hal itu bukan berarti seseorang atau keluarga meninggalkan rumah dalam keadaan kotor atau berantakan. Bersihkan rumah sebelum tengah malam pergantian tahun sehingga dapat digambarkan sebagai bentuk ikhtiar membersihkan sisa-sisa nasib buruk sebelum tahun baru tiba.

Sepuluh hari sebelum Tahun Baru Imlek, warga sudah mulai mendekorasi rumahnya dengan berbagai pernik berwarna merah sebagai simbol keberuntungan dilengkapi gambar atau boneka babi karena tahun ini bershio babi.

Tidak ketinggalan aksara-aksara Hanzi bersuku kata “Fu” yang berarti keberuntungan juga bertebaran di mana-mana.

Imlek juga identik dengan membagi-bagikan amplop merah atau “hongbao” berisi uang selain juga hadiah lainnya berupa buah, khususnnya jeruk keprok, yang melambangkan keberuntungan.

Tapi, jangan sekali-kali memberikan hadiah dalam bentuk jam tangan. Memberikan arloji yang bahasa Mandarinnya “song zhong” pengucapannya sama dengan “song zhong” yang berarti upacara kematian, meskipun ada perbedaan penulisan pada karakter Hanzi yang kedua, sehingga pantang dilakukan pada saat Imlek.

Jam juga melambangkan kehabisan waktu yang berarti juga tidak elok jika dihadiahkan kepada keluarga atau sanak famili yang sudah berusia lanjut.

Saat Imlek datang, warga yang merayakannya biasanya berpakaian yang didominasi warna merah. Bagi yang bukan warga China, kalau diundang acara Imlek, jangan ragu untuk mengenakan pakaian merah menyala.

Jangan sampai pada saat Tahun Baru Imlek mengenakan pakaian warna putih atau hitam. Kedua warna ini identik dengan upacara kematian.

Perayaan Imlek merupakan momentum makan bersama keluarga dengan hidangan lezat seperti pangsit atau dumpling atau “jiaozi” dalam bahasa Mandarinnya.

Warga China sangat meyakini bahwa semakin banyak makan jiaozi semakin kayalah seseorang pada tahun yang akan datang

Sebaliknya hindari makan bubur pada hari pertama tahun baru China karena makanan dalam bentuk nasi dengan kadar air tinggi itu dikenal sebagai makanan orang miskin.

Sarapan bubur pada hari pertama Imlek bisa membawa kemiskinan pada tahun mendatang, demikian People’s Daily.*

Baca juga: Indonesia masuk daftar tujuan wisatawan Imlek China

Baca juga: Hampir tiga miliar perjalanan diperkirakan terjadi selama imlek di China

Oleh M. Irfan Ilmie
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembukaan pintu bendungan di Queensland ancam perparah banjir

Melbourne, 4/2 (Antara/Reuters) – Banjir besar mengancam ribuan rumah pada Senin di Negara Bagian Queensland, Australia, sehingga memaksa pengungsian lebih dari 1.100 warga, sesudah pemerintah membuka pintu bendungan setelah hujan lebat yang membuat bendungan itu meluap.

Layanan darurat menangani ribuan panggilan dari warga pada Ahad (3/2) malam di sekitar Kota Townsville, tempat pusat-pusat pengungsian dipadati para warga. Sejumlah foto yang diunggah di media sosial bahkan memperlihatkan buaya-buaya berada di jalanan pinggiran kota.

“Peristiwa sekali dalam seabad terjadi di sini. Saya tidak pernah melihat ini sebelumnya,” kata Kepala Pemerintahan negara bagian Queensland Annastacia Palaszczuk dalam sebuah wawancara dengan Australian Broadcasting Corp TV. Meskipun demikian, negara bagian itu kerap dilanda topan dan banjir.

Palaszczuk mengatakan kemungkinan ada ribuan rumah yang terdampak banjir.

Badan Meteorologi mengatakan wilayah Townsville mengalami rekor curah hujan setinggi 1,16 meter selama sepekan terakhir, dengan 100 milimeter lagi diperkirakan akan mengguyur wilayah itu pada Senin.

Peringatan banjir besar di beberapa sungai telah diumumkan.

Badan cuaca memperingatkan “bahaya dan kecepatan arus” di sepanjang Sungai Ross River setelah pintu pengendali banjir dibuka sepenuhnya di Dam Ross River pada Minggu. Dibukanya pintu bendungan itu membuat 1.900 meter kubik air mengalir setiap detiknya.

Bahkan setelah pintunya dibuka pada Senin pagi, dam tersebut masih menampung 229 persen dari kapasitas aslinya, dengan sekitar 532.000 gigaliter air atau setara kapasitas Sydney Harbour.

“Kami berharap ketinggiannya mulai berkurang mulai besok,” kata juru bicara badan cuaca Jess Gardner. Ia menambahkan bahwa hujan bisa bergerak lebih jauh ke selatan, menuju Mackay, wilayah untuk ekspor besar batu bara.

Townsville merupakan pelabuhan besar di Australia utara dan menjadi pengekspor terbesar tembaga, seng, timah, dan gula Australia.

Menurut juru bicara pelabuhan Townsville, kegiatan operasional pelabuhan masih berjalan namun aktivitas bongkar muat kargo terganggu akibat hujan lebat.

Global miner Glencore Plc, perusahaan yang mengekspor tembaga, seng, dan timah dari Townsville, pada akhir pekan lalu mengatakan kegiatan operasionalnya tidak terdampak.

Baca juga: Dua orang tewas, enam hilang akibat banjir di Australia Timur

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Taiwan sindir China dalam pesan Tahun Baru Imlek

Taipei (ANTARA News) – Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, dalam sebuah pesan untuk merayakan dimulainya Tahun Baru Imlek pada Selasa, menyindir kurangnya demokrasi di China .

Dalam kesempatan itu, Tsai mengatakan dia berharap etnik China di penjuru dunia bisa merasakan “berkah” demokrasi.

Pemerintahan mandiri Taiwan adalah masalah sensitif bagi China, yang menganggap pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya.

Presiden China Xi Jinping menerapkan lebih banyak tekanan terhadap pulau itu sejak Tsai menjadi presiden pada 2016. Tsai adalah kader partai prokemerdekaan Partai Demokratik Progresif.

Xi memulai 2019 dengan pidato yang memperingatkan bahwa China memiliki hak untuk menggunakan kekuatan untuk menyatukan Taiwan di bawah kendalinya, namun negara itu akan mengupayakan langkah damai untuk “reunifikasi.”

Dalam pesan yang diunggah pada Minggu (3/2) malam di akun resmi media sosialnya, Tsai mengatakan Taiwan mampu mempertahankan tradisi budaya dan berkomitmen untuk memperkuat nilai-nilai kebebasan dan demokrasi.

“Mereka yang tinggal di tempat yang kurang demokratis tidak akan memahami komitmen ini. Kami berharap seluruh etnik China di penjuru dunia bisa merasakan berkah ini,” kata Tsai, tanpa secara langsung menyebut China.

“Jadi, saya ingin membuat tiga harapan tahun baru bagi sahabat-sahabat etnik China kami baik di sini maupun di luar negeri. Saya berharap kalian semua dapat menikmati demokrasi, kebebasan, serta kemakmuran yang berkelanjutan.”

Belum ada tanggapan dari Beijing terkait pesan tahun baru itu. Pidato tahun baru Xi, yang juga disampaikan pada Minggu, tidak menyebut Taiwan, terlepas dari harapan tahun baru bagi rakyat di pulau itu.

Taiwan bersiap menggelar pemilu presiden awal tahun depan. Partai naungan Tsai mengalami kekalahan telak dari partai Kuomintang dalam pemilu wali kota dan pemilu daerah November lalu.

Taiwan tampak tidak tertarik berada di bawah pemerintahan China, tempat Xi melakukan pembersihan terhadap para pembangkang sejak menjabat enam tahun lalu. Partai yang berkuasa, Partai Komunis China, juga telah memperkuat kendalinya di berbagai lini kehidupan masyarakat.

Baca juga: Presiden Taiwan minta dukungan internasional untuk bela demokrasi
Baca juga: Ribuan warga Taiwan serukan referendum mengenai kemerdekaan dari China

 
Sumber: Reuters
Penyunting: I Wayan Yoga H/Chaidar Abdullah

Pewarta:
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019